Kemenag Mempawah Apresiasi Pelatihan Imam dan Khatib yang Digelar Dewan Masjid

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Kamaludin mengatakan pelatihan manajemen masjid merupakan awal dari rangkaian pembinaan masjid.

Kemenag Mempawah Apresiasi Pelatihan Imam dan Khatib yang Digelar Dewan Masjid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ HAMDAN
Wakil Bupati Mempawah Gusti Ramlana saat memberikan sambutan kepada 130 Peserta Pelatihan Khatib dan Imam di Wisma Chandramidi Mempawah. Selasa (5/12/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kemenag Kabupaten mempawah memberikan apresiasi pada kegiatan pelatihan khatib dan Imam yang digelar oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Mempawah.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Kamaludin mengatakan pelatihan manajemen masjid merupakan awal dari rangkaian pembinaan masjid.

Kementerian Agama telah mengeluarkan surat keputusan melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 802 Tahun 2014 tentang standar manajemen masjid.

(Baca: Pemkab Mempawah Akan Daftarkan Tenaga Honor sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan )

“Kami telah mengeluarkan standar-standar. Karena masjid di Indonesia telah diklasifikasikan mulai masjid negara, masjid raya, masjid agung, masjid besar, masjid jami, sampai masjid bersejarah dan sebagainya telah distandarkan pengelolaannya,” ujarnya Selasa (5/12/2017)

(Baca: Tembak Mati Pelaku Tindak Narkotika Bersifat Situasional )

Ia menjelaskan peran dan fungsi masjid tidak sesederhana persepsi masyarakat, yakni sebatas tempat ritual ibadah salat. Masjid juga mempunyai potensi. Satu di antara potensi masjid adalah tempat untuk mendayagunakan potensi umat.

Masjid bisa dikembangkan melalui manajemen masjid solid dan konstruktif. Apalagi potensi masjid itu besar sekali. Setiap Jumat masyarakat luas berkumpul di masjid.

“Informasi apapun bisa disampaikan lewat masjid. Bukan hanya mengumumkan orang meninggal,” ujarnya.

Kamaludin menilai umat Islam masih jarang memanfaatkan masjid sebagai sarana-sarana kegiatan lain. Seperti sarana ekonomi, sarana pendidikan, dan sarana kesehatan.

“ada banyak potensi yang dapat digali melalui masjid. Panitia sangat tepat telah mendatangkan narasumber dari Dewan Masjid Pusat sehingga kita semua dapat mempelajari bagaimana cara mengelola masjid,” pungkasnya. 

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved