Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Rutin Gelar Razia

Kanit Patroli Sat Lantas Polres Sintang Aipda Suryadi yang memimpin kegiatan, bahwa razia tersebut tidak hanya bagi kendaraan truk saja.

Tekan Pelanggaran dan Kecelakaan, Satlantas Rutin Gelar Razia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ WAHIDIN
Razia kendaraan bermotor dan truk angkutan ekspedisi yang membawa barang melebihi kapasitas yang ditentukan di Jalan Sintang-Pontianak KM. 7, Rabu (29/11/2017) pagi. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kasat Lantas Polres Sintang AKP Anton Satriadi melakukan berbagai cara untuk menekan terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas diwilayah hukum Polres Sintang.

Satu di antaranya dengan rutin menggelar razia kendaraan bermotor dan truk angkutan ekspedisi yang membawa barang melebihi kapasitas yang ditentukan di Jalan Sintang-Pontianak KM. 7, Rabu (29/11/2017) pagi.

(Baca: Beredar Isu Hapus Tanggungan 8 Penyakit Ini, BPJS Kesehatan Pastikan Hoaks )

Menurutnya kegiatan penertiban ini selain kendaraan R.2 dan R.4, juga termasuk R.6 atau truk, terutama truk ekspedisi dan truk pembawa Sawit untuk melihat dan mengecek terhadap berat muatan dan ketinggian muatan.

"Penertiban angkutan barang yang melebihi batas maksimum muatan, dimaksudkan untuk mengurangi fatalitas kecelakaan khususnya mobil angkutan barang," terang AKP Anton Satriadi.

(Baca: Parah! Modus Penipuan Jual Nama Polisi, Seorang Ibu di Sintang Jadi Korban )

Ia menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar selalu melengkapi diri dan kendaraannya dengan surat-surat yang masih berlaku (SIM dan STNK) serta memasang kelengkapan yang ada pada kendaraannya.

Sementara itu menurut Kanit Patroli Sat Lantas Polres Sintang Aipda Suryadi yang memimpin kegiatan, bahwa razia tersebut tidak hanya bagi kendaraan truk saja.

Semua pelanggaran yang terjadi dilapangan tetap diberikan tindakan tilang.

"Sasaran kita memang kendaraan yang membawa muatan melebihi batas maksimum. Namun tidak menutup juga bagi kendaraan lain yang melakukan pelanggaran, tetap kita tilang," ujar Aipda Suryadi.

Lanjutnya bahwa hal ini sesuai dengan UU lalu lintas pasal 307 jo 169 ayat (1) pp 44 th 1993 pasal 115 tentang tinggi muatan yang diijinkan  untuk roda 6 adalah 4.2 meter dan berat muatan maksimal 7.5 ton.

Masih menurut Aipda Suryadi dari hasil kegiatan razia yang digelar pada hari itu, selama kurang lebih tiga itu, pihaknya berhasil merazia R.2 sebanyak 7 (Tujuh) tilang, R.4 nihil dan R.6 sebanyak 3 (Tiga) tilang.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved