Kota Pontianak Miliki Pemadam Kebakaran Terbanyak se Indonesia

Pelatihan yang diselenggarakan APKS bertema "Safety First" ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

Kota Pontianak Miliki Pemadam Kebakaran Terbanyak se Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Para pemadam yang mengikuti pelatihan teknik pemadaman api yang diberikan oleh pensiunan Expert Pemadam Kebakaran dari Belanda, Mr. Johannes Luitjen juga turut merayakan hari ulangtahun Wali Kota Pontianak, Sutarmidji yang ke 55, Rabu (29/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Puluhan pemadam kebakaran swasta se Kalbar, mulai dari daerah Pontianak hingga Kapuas Hulu memadati Aula Husada Khatulistiwa II Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Rabu (29/11/2017) untuk mengikuti pelatihan teknik pemadaman api yang diberikan oleh pensiunan Expert Pemadam Kebakaran dari Belanda, Mr. Johannes Luitjen.

Pelatihan yang diselenggarakan Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta (APKS) bertema "Safety First" ini dibuka langsung oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmidji.

Dia mengatakan pemadaman api di Negeri Kincir Angin lebih tersistem dibanding Pontianak. Sebuah sistem dan kultur yang masih berbeda.

(Baca: Pemadam Kebakaran se-Kalbar Rayakan Ulang Tahun Sutarmidji )

Sutarmidji memberi apresiasi pada Damkar Pontianak yang dinilainya sangat nekat, mungkin melebihi Damkar Belanda.

"Kalau sudah pemadaman api, itu sudah tidak lihat yang lain. Itu tinggal bagaimana melawan api. Itu yang kita apresiasi dari para pemadam," ujarnya.

Pada kesempatan itu dia juga mengungkapkan Kota Pontianak merupakan kota yang memiliki pemadam kebakaran paling banyak di Indonesia.

(Baca: Haru, Ada Yang Dirasa Kurang Saat Perayaan Ulang Tahun Sutarmidji ke -55 )

Kenyataan ini menyebabkan keinginan untuk menjadikan pemadam kebakaran sebagai ciri khas Pontianak terbersit.

"Saat ini di Kota Pontianak kurang lebih ada 28 pemadam kebakaran. Nanti akan kita jadikan mereka ciri khas Pontianak, karena seluruh Indonesia yang paling banyak kita," katanya.

Ketua panitia, Abi Hasni Tahir mengungkapkan kegiatan kali ini memberikan banyak kesempatan pada para peserta agar belajar banyak mengenai teknik pemadaman.

Karena menurutnya selama ini ketika pemadam kebakaran bertugas bagian yang tak terbakar pun ikut disemprot ini menunjukkan masih adanya hal-hal tertentu yang harus diperbaiki namun dia mengakui kehadiran para peserta adalah bukti bahwa mereka sebagai pemadam juga haus akan pengetahuan.

"Mereka yang hadir hari ini menunjukkan kepedulian pemadam sertabkehausan akan pengetahuan dan teknik pemadaman," pungkasnya.

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved