SAR Hentikan Pencarian Terhadap Seorang Nelayan Yang Hilang di Muara Pemangkat
"Akan tetapi kami masih melakukan pemantauan, apabila terdapat tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat dilakukan kembali," jelasnya.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Upaya pencarian terhadap Koldi, (20) resmi dihentikan pada Senin (27/11/2017).
Kepala Kantor SAR Pontianak Hery Marantika, mengungkapkan, langkah ini diambil setelah unsur SAR yang terlibat dalam pencarian melakukan koordinasi dengan pihak keluarga Koldi.
"Operasi SAR terhadap Koldi kami tutup. Langkah ini kami ambil setelah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan instansi terkait, serta melihat fakta-fakta di lapangan yang tidak menunjukkan adanya tanda-tanda keberadaan korban hingga hari ke-7 ini," ungkapnya dalam rilis pada Selasa (28/11/2017).
(Baca: Dua Nelayan Hilang di Perairan Muara Pemangkat, Kapal Motor Sempat Terlihat )
(Baca: Tepergok Hendak Curi Sepeda, Dua Pria Ini Jadi Bulan-Bulanan Warga )
Lanjutnya, namun pihaknya akan terus memantau, jika ada informasi tanda-tanda keberadaan korban.
"Akan tetapi kami masih melakukan pemantauan, apabila terdapat tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat dilakukan kembali," jelasnya.
(Baca: Nelayan Pemangkat Ini Alami Hal Mengerikan Usai Kapalnya Karam Diterjang Ombak )
Pencarian hari ke-7 ini menurut Hery, dilakukan dengan luas area pencarian mencapai 24 Nautical Mil.
"Dengan melibatkan satu perahu karet Basarnas , satu Rigit Inflitable Boat Basarnas. Satu unit speed boat Satpolair Polres Sambas serta dua kapal nelayan," terangnya.
Sebelumnya diketahui, pada Senin (20/11/2017), sebuah kapal nelayan tenggelam saat memasuki muara Pemangkat, akibat terjangan ombak dan tiupan angin.
"2 orang POB kapal motor nahas tersebut loncat menyelamatkan dirinya, satu orang korban atas nama Ning, laki-laki berusia 17 tahun berhasil ditemukan warga di sekitar Pantai Pasir Panjang, Kota Singkawang dengan keadaan selamat. Sementara teman korban, Koldi, laki-laki berusia 20 tahun hingga saat ini belum diketahui keberadaannya," sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tim-sar_20171128_123413.jpg)