Pelaku UMKM Sambut Baik Pelatihan yang Digelar Pemkot Pontianak

Dengan mengikuti kegiatan ini pasti menambah wawasan dan pengalaman kita untuk ke depannya bagaimana memproduksi produk.

Pelaku UMKM Sambut Baik Pelatihan yang Digelar Pemkot Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Foto bersama peserta pelatihan higienis dan packaging Pemkot Pontianak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu di antara peserta yang mengikuti peningkatkan kualitas dari produk UMKM yang digelar oleh Pemerintah Kota Pontianak dalam mensosialisasikan tentang produk higienis dan teknik packaging adalah Agustina (47) menyambut baik kegiatan tersebut.

Warga yang tinggal di Jalan Merdeka Gang Gelatik No.24 ini menuturkan dengan mengikuti kegiatan tersebut sudah pasti menambah wawasan dirinya.

"Dengan mengikuti kegiatan ini pasti menambah wawasan dan pengalaman kita untuk ke depannya bagaimana memproduksi produk," ucap Agustina, Senin (27/11/2017).

(Baca: Tingkatkan Kualitas, UMKM Pontianak Lakukan Hal Ini )

Ia menambahkan dengan materi yang diberikan, ternyata bisa membuat hal yang tidak pernah dipikirkan selama ini. Agustina yang bergerak di UMKM kuliner ini berharap ada pelatihan yang bisa membuat produknya tahan lama.

"Saya sendiri ingin tahu bagaimana caranya membuat makanan tahan lama, saya bergerak dibidang makanan misalnya sambal kacang untuk sotong pangkong itu bagaiamana bisa membuatnya tahan," harapnya.

Ia menuturkan materi yang didaptkan juga berkaitan dengan masalah kesehatan dari produk yang diproduksi. Kemudian peserta juga diberikan tips cara mengolah makanan dan memilih bahan makanan yang aman.

"Kita agak kesulitan membuat sambal kacang agar bisa dikeringkan seperti sambal pecal. Kalau yang dua rasa itu sudah tahu kita yang ebi dan asam manis. Walaupun kita tidak masuk kulkas tapi bisa bertahan sampai satu minggu alhamdulillah," tambahnya.

Ia berharap bisa membuat produknya tahan lama tapi tida menggunakan pengawet, karena ia tidak mau membahayakan konsumen dengan mengkonsumsi pengawet yang dapat menimbulkan dampak negatif.

Penulis: Syahroni
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved