Evaluasi Pendidikan Agama, Ini yang Dilakukan LDII Kalbar

Ia mengungkapkan bentuk kontribusinya, bagi LDII adalah meyiapkan generasi karimah dan generasi yang unggul untuk bangsa dan negara.

Penulis: Madrosid | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / MADROSID
Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto memberikan hadiah pada pemenang lomba festival anak soleh, di Taman Rekreasi Rekadena, Minggu (26/11). Festival anak soleh dalam rangka mengevaluasi kurikulum Kelompok Belajar Mengaji (KBM) LDII.   

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Setiap Kelompok Belajar Mengaji (KBM) dibawah naungan Lembaga Dakwah Indonesia (LDDI) Kalbar melakukan agenda tahunan, evaluasi pendidikan agama dengan bentuk festival anak soleh dan family gathering.

Untuk kali ini, pelaksanaannya diikuti  ratusan anak dari usia SD disebut tingkat cabai rawit, dari Kabupaten Mempawah, Landak, Kubu Raya dan Kota Pontianak, di Taman Rekreasi Rekadena, Minggu (26/11).

Ketua DPW LDII Kalbar Susanto mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda tahunan dalam rangka membentuk karakter generasi dengan mengevaluasi, pendidikan pada setiap KBM dalam kurikulum, untuk melakukan pendidikan pengajaran terkait ilmu agama.

(Baca: Klaim Tingkat Kesalahan Syarat Dukungan Sangat Kecil, Bang Mol Optimistis )

"Perlu dilakukan evaluasi. Serta momentum ini juga untuk membangun persepsi yang sama, kepada seluruh masyarakat LDII dan orangtua, dalam penyediaan generasi yang unggul, sudah menjadi kebutuhan, menjadi keharusan dan kita laksanakan mulai dari jajaran paling bawah di KBM," ungkapnya.

Ia mengungkapkan bentuk kontribusinya, bagi LDII adalah meyiapkan generasi karimah dan generasi yang unggul untuk bangsa dan negara.

"Yang jelas, konsep pembinaan generasi kita mewujudkan generasi trisukses. Artinya generasi yang alim, berilmu dan berwawasan faqih memilik pehaman agama. Terus generasi yang memiliki akhlakul karimah dan generasi yang mandiri. Jadi tiga konsep ini harus bisa terwujud dari upaya program yang tengah dicangkan oleh LDII. Ini harus KBM dan setiap struktural harus konsiten dalam mewujudkan generasi trisukses," jelasnya.

Dalam hal ini LDII juga membangun sinergisitas dengan pemerintah sehingga dukungan juga diberikan tidak hanya dukungan materiil tapi juga sprituil.

"Sehingga ada sinkronisasi apa yang dijalankan LDII dengan pemerintah. Dimana point utamanya adalah mewujudkan generasi, mejawab menyediakan generasi kedepan yang dibutuhkan oleh negara," pungkasnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved