Berita Duka- Kepala Rutan Landak Meninggal Dunia Mendadak
Meninggalnya sesudah sampai di rumah sakit, kemudian langsung dibawa ke Pontianak
Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Kepala Rumah Tahanan (Ka Rutan) kelas IIB Landak, Undang Yusiana meninggal dunia secara tiba-tiba, Minggu (26/11) pagi.
Kabar duka tersebut tentu mengagetkan para pegawai dan staf yang bekerja di Rutan Landak. "Kami sangat berduka, karena kejadian ini tiba-tiba," ujar pegawai Rutan Kelas IIB Landak, Repi.
Diceritakan Repi yang ikut mengantarkan atasannya tersebut ke RSUD, pagi itu sekitar jam 9 pagi almarhum sempat mengontak anak buahnya untuk meminta pertolongan.
"Jadi, pagi itu beliau sempat menelepon staf, mengatakan sakit dan meminta dibawa ke rumah sakit. Lalu kami antar ke rumah sakit Landak," kenangnya.
(Baca: Kunjungi Mempawah, Ini Permasalahan yang Dipelajari Pemkab Ciamis )
Meski sempat ditanggani oleh medis, namun nyawanya sudah tidak tertolong. "Meninggalnya sesudah sampai di rumah sakit, kemudian langsung dibawa ke Pontianak," ungkapnya.
Disampaikannya juga bahwa almarhum belum lama bertugas di Landak. "Baru sebulan lebih di sini, berkas-berkas setelah sertijab kemarin saja belum terbawa semua. Keluarganya juga tidak ada di sini, tapi di Jawa," terang Repi.
Direktur RSUD Landak, Pius Edwin saat dikonfirmasi menerangkan bahwa almarhum meninggal dunia karena sakit. "Diduga serangan jantung," ujarnya.
Diakuinya, almarhum memang sempat ditanggani pihak medis. "Hanya sebentar di IGD tadi, datang dengan kondisi diantar oleh stafnya. Sempat dilakukan resusitasi tapi tidak tertolong, sekitar pukul 09.50 meninggalnya," beber Pius.
Sedangkan untuk riwayat tidak diketahui, karena tidak ada keluarga. Hanya didampingi oleh staf dari Rutan. "Meninggalnya itu sekitar pukul 09.50 WIB," tutup Pius.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/almarhum-undang-yusiana_20171126_205300.jpg)