Polsek Meliau Patroli Aktivitas PETI di Baru Lombak

Kami melakukan pengecekan lokasi PETI sekaligus pendataan dan dokumentasi terhadap barang bukti PETI di Dusun Pelanjau Desa Baru Lombak.

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Meski menempuh jarak yang cukup jauh dari Polsek Meliau menuju ke lokasi penertiban kurang lebih 40 kilometer melalui jalur penyeberangan Sungai Kapuas dengan menggunakan perahu, tidak menyurutkan niat petugas gabungan dari Polsek Meliau dan Kecamatan Meliau menggelar patroli pencegahan dan penindakan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Meliau khususnya Desa Baru Lombak, Kamis (23/11/2017).

Tidak berhenti sampai di situ, tim kemudian melalui jalur darat menggunakan kendaraan sepeda motor dengan rute Desa Meliau Hilir-Desa Meliau Hulu-Desa Meranggau-Desa Enggadai-Desa Baru Lombak dengan waktu tempuh kurang lebih 3 jam perjalanan menggunakan kendaraan sepeda motor dengan kondisi jalan rusak sedang.

(Baca: Nakhodai IPSI Sanggau, Yulius Tehau Ingin Pencak Silat Raih Prestasi Nasional )

Tim yang berjumlah 16 orang dengan dipimpin Kapolsek Meliau IPTU. MR. Pardosi itu berangkat dari Mapolsek Meliau sekitar pukul 07.30 WIB sebelum meluncur ke wilayah Desa Baru Lombak.

"Sekitar pukul 10.30 Wib, kami melaksanakan penggalangan terhadap para tokoh di Desa Baru Lombak. Pukul 10.45 Wib, kami melaksanakan koordinasi dengan Kepala Desa Baru Lombak dilanjutkan dengan rapat antara tim penertiban PETI dengan Kades Baru Lombak beserta staf dan sekitar pukul 11.00 Wib kami melakukan pengecekan lokasi PETI sekaligus pendataan dan dokumentasi terhadap barang bukti PETI di Dusun Pelanjau Desa Baru Lombak " kata Kapolsek Meliau, IPTU. MR. Pardosi, Sabtu (25/11/2017).

Dari hasil operasi di Dusun Pelanjau Desa Baru Lombak, tim patroli menemukan 4 mesin dompeng.

Dilokasi itu, tim juga menemukan mesin pengantar, mesin sedot, pom sedot, drum, pipa spiral, terpal dan peralatan pendukung aktifitas PETI lainnya.

"Sekitar pukul 12.00 Wib, kami melakukan pemusnahan seluruh peralatan PETI dengan cara dirusak dan dibakar," terang Kapolsek

Kapolsek memuturkan, dari hasil operasi tersebut, tidak ada satupun pekerja yang berhasil diamankan.

Pada saat tim menuruni perbukitan menuju ke lokasi PETI, para pekerja PETI melihat kedatangan tim sehingga melarikan diri ke dalam hutan.

"Meskipun telah dilakukan pengejaran oleh anggota, tetapi tidak berhasil dilakukan penangkapan mengingat lokasi perbukitan menuju ke lokasi PETI terhalang oleh sungai dan kolam bekas aktivitas PETI," ungkapnya.

Kapolsek menambahkan, lokasi penertiban dari Jalan Dusun Pelanjau menuju ke lokasi PETI ditempuh dengan berjalan kaki menyusuri medan perbukitan maupun aliran sungai.

Sehingga tidak memungkinkan untuk membawa kembali barang bukti ke Mapolsek Meliau sehingga telah dilakukan langkah pemusnahan di tempat.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved