Pilkades Serentak

Pengajuan PJ Kades Sungai Asam Terganjal Gara-gara ini, Sumardi Merasa Dirugikan

Inilah yang menjadi masalah. Sebab proses selanjutnya jadi terhambat dalam menyelenggarakan pilkades.

Pengajuan PJ Kades Sungai Asam Terganjal Gara-gara ini, Sumardi Merasa Dirugikan
ilustrasi
Pilkades

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Adanya ketidak puasan dari satu di antara Balon Kepala Desa Sungai Asam lantaran tak lolos dalam seleksi sisitem rangking dalam persyaratan sebagai calon pada pendaftaran sebelumnya.

Insiden tersebut berdampaknya pengajuan Pejabat Sementara (PJ) Kades menjadi terhambat. 

Kades Sungai Asam Sumardi, selaku incumben dalam kancah pilkades pada 16 Desember 2017 mendatang, dirasakan sangat merugikan dirinya.

"Seharusnya, saat ini PJ sudah ada dan menjalankan pmemerintahan desa tapi karena ada insiden kemarin, salah satu balon tak terima dirinya tak lolos dalam seleksi di Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) jadi morat marit sekarang," kata Sumardi, Jumat (24/11).

(Baca: Keluarkan Benda Mistis dari Lantai Toilet, Isinya Bikin Merinding )

Kenapa tidak, mestinya sebagai calon pasca ditetapkan oleh PPKAD, dirinya suda mulai melakukan sosialisasi untuk pencalonannya. Sehingga 2 bulan dari pemilihan sudah bisa menjalankan cuti.

"Tapi, sampai sekarang saya masih harus aktif sebagai kades. Tentunya ini merugikan bagi saya. Karena saya tidak bebas seperti kandidat yang lain," ungkapnya.

Panitia Pemilihan Kepala Desa Sungai Asam, PPKD telah melaksanakan proses penetapan dari bakal calon kepala desa sebanyak 6 orang menjadi calon kepala desa menjadi 5 orang. Satu orang dinyatakan tak memenuhi syarat oleh PPKD dalam pemberkasannya.

"Inilah yang menjadi masalah. Sebab proses selanjutnya jadi terhambat dalam menyelenggarakan pilkades. Melalui musyawarah juga antar semua pihak, kita diminta oleh bhabinkamtibmas agar menunda dulu pengajuan PJ, untuk menjaga situasi kondusif. Tapi dari Pemdes tetap mengintruksikan ke kita mengajukannya," terangnya.

Walaupun, Sumardi selaku incumben tetap merasa dirugikan lantaran, mengurangi waktunya untuk bersosialisasi ke masyarakat.

"Kita harapkan permasalahan bisa segera selesai. Secepatnya, PJ bisa ditetapkan dan saya bisa bebas," ungkapnya. 

Penulis: Madrosid
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved