Lakukan Pemerataan Pembangunan, Pemdes Sungai Ringin Buka Akses Jalan

Setelah dibuka nanti akan diajukan untuk peningkatan jalannya, minimal pengerasan, hingga pengaspalan

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIVALDI ADE MUSLIADI
Kepala Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir  Abdul Hamid (kiri), beserta stafnya menunjukkan jalan yang telah dibuka, yang sebelumnya terisolir yaitu yaitu akses jalan dari Dusun Kapuas ke Dusun Sungai Putat.  

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU  - Pemerintah Desa Sungai Ringin terus melakukan pembangunan di wilayahnya. Pembangunan juga dilakukan dlsecara bertahap agar bisa merata di seluruh desa yang berada di pusat Kabupaten Sekadau.

Satu di antaranya, Desa Sungai Ringin membuka akses wilayah yang dinilai masih terisolir. Salah satu akses yang dibuka, yaitu akses jalan dari Dusun Kapuas ke Dusun Sungai Putat, Desa Sungai Ringin, Kecamatan Sekadau Hilir. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Desa Sungai Ringin Abdul Hamid. Ia menuturkan, dengan jumlah penduduk di desanya sekitar 12.000 jiwa, permasalahan sosial dimasyarakat tentunya beragam. 

Dengan masih adanya wilayah yang terisolir, pihak desa kemudian membuka akses jalan untuk memudahkan masyarakat.

(Baca: Waspada! Tiga Daerah Ini Potensi Hujan Disertai Angin Kencang dan Petir )

“Akses jalan dari Dusun Kapuas ke Sungai Putat panjangnya kurang lebih 4 kilometer,” ujarnya Minggu (19/11). Ia juga meyakini, kedepan daerah tersebut nantinya akan berkembang dan maju. 

Bukan tidak mungkin, kata dia, harga tanah akan semakin naik dan pembangunan terus meningkat, hingga berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar.  “Potensi wisatanya juga ada, karena berada di pesisir Sungai Kapuas,” ucapnya.

Anjang Jonok sapaan akrabnya mengatakan, pada 2018 mendatang pihaknya juga akan membuka jalan poros desa yang menghubungkan Dusun Senuruk dan Sungai Ringin yang panjangnya 4 kilometer. 

(Baca: Komunitas Peduli Literasi Media Kalbar Gelar Aksi Kolaborasi  )

Pihaknya berkomitmen melakukan pembangunan dan berintegrasi dengan masyarakat sehingga berdampak pada kemajuan daerah dan masyarakat. 

“Setelah dibuka nanti akan diajukan untuk peningkatan jalannya, minimal pengerasan, hingga pengaspalan,” tuturnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sekadau, Bayu Dwi Harsono mengatakan, dengan dana desa yang diterima banyak yang bisa dilakukan oleh perangkat desa. 

Menurutnya, pembangunan baik fisik maupun non fisik bisa dilakukan oleh pihak desa dengan dana desa yang diterima.

“Rembukan dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan tokoh-tokoh desa yanga ada. Sehingga desa bisa lebih baik dan maju dibandingkan sebelum ada dana desa itu,” ujarnya.

Ia berharap seluruh desa yang ada di Kabupaten Sekadau agar bisa beramai-ramai membangun desanya menjadi lebih baik. 

Hal itu, kata dia, agar masyarakat dapat merasakan apa yang telah dibangun oleh pemerintah.

"Antara desa dapat bersaing positif untuk kemajuan desa dan masyarakatnya. Namun, yang paling penting transparan, akuntabel dan partisipatif,” tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved