Harga Cabai di Singkawang Mulai Merangkak Naik

Minggu lalu masih diharga rata-rata 38 ribu per kilogram, tapi sekarang sudah dijual rata-rata Rp 43 ribu - Rp 45 ribu per kilogram.

Harga Cabai di Singkawang Mulai Merangkak Naik
NET
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Try Juliansyah

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Harga cabai di Kota Singkawang kembali merangkak naik di pasaran. Hal ini diungkapkan Kasi Distribusi Barang dan Perdagangan Luar Negeri, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Singkawang, Helmi Aswandi, dimana harga cabe rawit  cenderung meningkat, dimana sekarang ini sudah dijual rata-rata 43 ribu - 45 ribu rupiah per kilogramnya.

"Minggu lalu masih diharga rata-rata 38 ribu per kilogram, tapi sekarang sudah dijual rata-rata Rp 43 ribu - Rp 45 ribu per kilogram," ujarnya, Minggu (19/11/2017). 

Hal ini diakuinya berdasarkan pengakuan dari para pedagang yang dikunjungi olehnya.

(Baca: Satnarkoba Polres Singkawang Amankan Tersangka Pengedar Narkotika )

Dimana kenaikan harga cabe rawit dikarenakan perubahan cuaca yang terjadi sekarang ini, dimana curah hujan dirasakan mulai tinggi.

"Hal ini dikarenakan curah hujan cukup tinggi yang mempengaruhi hasil panen cabai. Selain cabai harga bawang merah juga semakin tinggi, dimana sekarang ini dijual rata-rata 24 ribu per kilo dari minggu lalu yang masih 22 ribu per kilogram," katanya.

Sementara beberapa komoditi lainnya, diakuinya masih normal, seperti bawang putih masih tetap diharga 20 ribu per kilogram. Sementara kentang 15 ribu per kilogram, wortel 18 ribu per kilogram, dan sawi 4 ribu - 5 ribu per ikat.

"Mudah-mudahan harga tetap terkontrol dan tidak melonjak naik hingga menjelang hari raya Natal nanti," ungkapnya.

Disisi lain, lanjutnya, untuk komoditas telur ayam ras saat ini dijual dibawah normal yakni 19 ribu per kilogram. Dan ini menurutnya harga terendah beberapa minggu terakhir.

"Kalau untuk harga telur masih normal bahkan menyentuh harga terendah, sedangkan untuk harga ayam potong dijual 33 ribu per kilogram, harganya masih stabil namun masih cukup tinggi," lanjutnya.

Kemudian untuk kebutuhan pokokainnya menyerang dia seperti beras lokal dijual dikisaran 9 ribu - 10 ribu per kilogram. Sedangkan beras kelas premium dijual seharga Rp13 ribu per kilogram.

"Untuk kebutuhan lain seperti beras masih normal, untuk minyak goreng curah dijual seharga 12 ribu per kilogram, gula 12 ribu per kilogram, kacang hijau 18 ribu - 20 ribu per kilogram, dan kacang tanah 20 ribu per kilogram. Sedangkan ikan tongkol hitam masih dikisaran antara Rp30 ribu - Rp33 ribu per kilogram," tutupnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved