Firman Muntaco Pimpin Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu Kalbar Lima Tahun Kedepan

Firman didaulat sebagai ketua umum karena dianggap mampu menjadi perekat dan pengayom bagi para kadernya.

Firman Muntaco Pimpin Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu Kalbar Lima Tahun Kedepan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Foto bersama pengurus PFKPM Kalbar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Melalui Musyawarah Besar (Mubes) ke IV Persatuan Forum Komunikasi Pemuda Melayu (PFKPM) Kalbar menetapkan Firman Muntaco sebagai pemimpin organisasi Pemuda Melayu tersebut untuk periode 2017-2022 mendatang.

Firman didaulat sebagai ketua umum karena dianggap mampu menjadi perekat dan pengayom bagi para kadernya dan selain Firman Muntaco, dalam Mubes tersebut juga menetapkan Retno Pramudya sebagai ketua harian untuk lima tahun kedepan.

Melalui ketua umumnya yang dikukuhkan dihadapan para raja-raja se Kalbar, PFKPM mempunyai komitmen untuk memberikan peran dan sumbangsih mereka terhadap bangga dan khususnya daerah Kalbar.

PFKBP yang merupakan satu diantara organisasi melayu yang ada di Kalbar, Firman Muntaco berharap organisasi yang dipimpinnya ini menjadi sebuah wadah puak melayu untuk mengembangkan kreatifitas yang ada dan sebagai organisasi yang mampu mempertahankan marwah-marwah melayu.

"Kita selalu membuka diri, memang ada beberapa organisasi melayu dan itu semuanya baik karena kita sama-sama ingin mengangkat marwah melayu dan semoga PFKBP bisa menjadi wadah menyalurkan kreativitas anak muda melayu," ucap Firman Muntaco setelah dikukuhkan dihadapan para Raja se Kalbar, di Hotel Mahkota, Minggu (19/11/2017).

(Baca: Tonton Aksi Tundang Melayu MTs Al Maarif NU Pontianak di Pengukuhan PFKPM Kalbar )

Muntaco menegaskan setiap pemuda melayu harus memberikan sumbangsih terhadap negara dan dari manapun organisasinya tetap NKRI harga mati. Masalah organisasi hanya sebagai wadah untuk menampung dan menyalurkan ide-ide semata. Terpenting disebutkannya bagaimana setiap orang melayu mampu berperan terhadap budaya, perekonomian, maupun politik.

Ia berharap organisasi Melayu lainnya bisa jadi wadah puak Melayu yang tidak terpisahkan dari perjalanan anak muda di Kalbar. Marwah dan derajat Melayu harus dipegang dan dijunjung. Tak hanya di bidang kebudayaan saja, melainkan seluruh segmen harus berperan, mengingat puak melayu tersebar dengan berbagai keahliannya.

Muntaco menargetkan dalam massa lima tahun kedepan suatu target besar yang di rencakan adalah pengkaderan pemimpin.

Sementara Ketua Harian PFKPM Kalbar terpilih, Retno Pramudya menjelaskan dalam musyawarah besar kali ini, pihaknya diberi amanah untuk menyusun struktur kepengurusan di tingkat DPP. Selain itu, selama ini PFKPM belum memiliki kesekretariatan. Dalam kurun waktu tiga bulan, ditargetkan akan disiapkan tempat sebagai pusat pelaksanaan organisasi.

"Kita terus berkonsolidasi di setiap kabupaten kota melalui DPD. PFKPM sudah menggeliat dan kita akan memberikan kontribusi pembangunan, bahakan politik," imbuhnya.

Retno mengatakan pihaknya selalu mengedepankan kebersamaan dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai tujuan perjuangan organisasi.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved