Pilgub Kalbar

Jelang Pilgub, Dandim 1206/Psb Minta Masyarakat Cerdas Lihat Persoalan

Wilayah Putussibau sangat mudah ketika ada isu-isu tentang SARA sangat cepat. Karena masalah SARA ini, ada sejarah kelam di Kalbar itu sendiri.

Jelang Pilgub, Dandim 1206/Psb Minta Masyarakat Cerdas Lihat Persoalan
Ilustrasi
Pilkada

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kalbar tahun 2018 mendatang, sangat rawan ditunggani pihak luar terutama di Kabupaten Kapuas Hulu, yang merupakan perbatasan langsung dengan Negara Malaysia, Dandim 1206 Putussibau Letkol Inf Muhammad Ibnu Subroto. SIP menyatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan Kepolisian, Kesbangpol, dan apara-aparat yang ada.

"Kita selalu melakukan antisipasi, ketika ada riak atau percikan-percikan masalah yang ada diwilayah, misalnya persoalan pesantren, sawit, dan lain sebagainya. Karena apa, kalau dibiarkan dan rawan akan ditunggani pihak lain, maka akan berubah nanti," ujar M.Ibnu kepada wartawan, Kamis (16/11/2017).

Apa lagi jelas Dandim, wilayah Putussibau (Kapuas Hulu) sangat mudah ketika ada isu-isu tentang SARA sangat cepat. Karena masalah SARA ini, ada sejarah kelam di Kalbar itu sendiri.

"Apapun kegiatan atau kejadian sekecil diwilayah, harus segera diselesaikan dengan baik," ucapnya.

(Baca: Dandim 1206 Putussibau Sebut Warga Berhak Membela Negara )

Menurutnya, ketika permasalahan kecil sudah diselesaikan dengan baik dan cepat, maka tidak ada lagi ditunggani oleh pihak-pihak lain, apa lagi ada berbau masalah politik.

"Jadi sekarang, kita sudah mulai melakukan antisipasi ketika ada persoalan yang kecil dilapangan, jangan sampai menjadi besar," ujarnya.

M.Ibnu mengimbau kepada masyarakat, supaya cerdas dan pintar dalam melihat persoalan apa yang sekarang ini terjadi. Apa bila persoalan itu tak menyangkut masalah masyarakat itu sendiri, jangan mudah terprovokasi.

"Jangan mudah-mudah ikut-ikutan, karena itu sangat bahaya. Karena itulah terkadang akan di manfaatkan pihak tertentu. Jadi harus pinta dan bijak, dalam melihat situasi persoalan sekarang ini," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved