Kementerian Pertahanan RI Target 100 Juta Bela Negara di Indonesia

Menhan RI berinisiatif mencanangkan hingga 2019 ada 100 juta bela negara. Diharapkan semua bela negara itu sudah membentuk karakter Keindonesian.

Kementerian Pertahanan RI Target 100 Juta Bela Negara di Indonesia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
Analis Madya Bidang Lingkungan Pekerjaan, Dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, Kolonel Cba Rachmad saat ditemui Rabu (15/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Analis Madya Bidang Lingkungan Pekerjaan, Dit Bela Negara Ditjen Pothan Kemhan RI, Kolonel Cba Rachmad menyatakan Presiden RI Joko Widodo pernah menjelaskan bahwa, diawal jabatanya melakukan revolusi mental karena memang di Indonesia sudah kelihatan karakter bangsa Indonesia sudah mulai menurun, atau meninggalkan norma-norma orangtua terdahulu.

"Indonesia harusnya bertuturkata sopan, dan berprilaku sopan. Seperti ini sudah sedikit berkurang, makanya kedepan untuk mengembalikan citra Indonesia, seperti cita-cita bangsa yang di hormati," ujarnya kepada wartawan usai memberikan materi ke acara bela negara, di Pulau Kambing Kodim 1206 Putussibau, Rabu (15/11/2017).

(Baca: Jadi Pemateri di Pengkaderan Bela Negara, Ini Kata Wakapolres )

Maka dari itu jelas Rachmad, Menteri Pertahanan RI berinisiatif mencanangkan hingga 2019 ada 100 juta bela negara. Diharapkan semua bela negara itu sudah membentuk karakter yang Keindonesian.

"Mereka sadar bahwa, Indonesia itu adalah bangsa yang besar. Kalau selalu dijaga, maka musuh-musuh kita akan takut, karena kita sudah kuat atas ancaman baik melalu narkoba, aliran radikal, hoax dan bentuk ancaman lainnya," ucapnya.

(Baca: Sekda Ingatkan Bela Negara Tanggung Jawab Bersama )

Terkait berapa banyak akan mengkaderkan warga sebagai bela negara, Rachmad menyatakan sesuai dengan target Kemhan, dimana 100 juta bela negara. Dimana se Indonesia ada sebanyak 514 kabupaten kota.

"Jadi setiap kabupaten harus ada 150 bela negara. Diharapkan, 150 orang itu bisa menularkan ilmunya ke masyarakat lain," ungkapnya.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved