IHSG Ditutup Melemah, Ini Saham Rekomendasi

Sehingga saham produsen pemasuk batubara PLN dan pemilik powerplant terkena dampaknya.

IHSG Ditutup Melemah, Ini Saham Rekomendasi
shutterstock
Ilustrasi pergerakan harga saham 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - PT Reliance Sekuritas Indonesia, Tbk merilis Indeks Harga Saham Gabungan IHSG (-0,27%) ditutup terjatuh diakhir sesi perdagangan -15,98 poin dilevel 5972 dengan volume diatas rata-rata.

Saham sektor pertambangan (-1.79%) dan Aneka industri (-1.27%) memimpin pelemahan.

"Indeks Nikkei (-1,57%), TOPIX (-1,96%), Hangseng (-1,03%), Shanghai (-0,63%) dan KOSPI (-0,33%) ditutup tertekan. Mayoritas indeks saham di Asia mengalami aksi jual setelah investor memperhitungkan data ekonomi yang rilis pada value saham yang telah naik signifikan sejak awal bulan," ujar Branch Manager PT Reliance Sekuritas, Riza Juliandri.

(Baca: Isu Kelangkaan Premium di SPBU, Polisi Lakukan Pengecekan, Ini Hasilnya )

Produsen batubara dalam negeri kata Riza juga melemah setelah surat kementerian ESDM menginstruksikan PLN untuk mengkaji power purchase agreement contract (PPAs) dipulan Jawa.

Sehingga saham produsen pemasuk batubara PLN dan pemilik powerplant terkena dampaknya.

(Baca: Rektor IAIN Tersenyum Usai Sidang, Ternyata Ini Alasannya )

Investor asing tercatat net sell 956.38 Miliar rupiah. Data neraca perdagangan Indonesia dirilis dibawah ekspektasi tercatat defisit 866 juta dolar pada bulan oktober sehingga Neraca Perdagangan turun ke level 895 juta dolar dari Rp1,76 triliun di periode sebelumnya. Penurunan ini diakibatkan bertumbuhnya aktivitas import jauh diatas ekspektasi 23,33 persen dari 13,13 persen diperiode sebelumnya.

Bursa saham di Eropa dibuka tertekan, Indeks Eurostox (-0,69%), FTSE (-0,33%) dan DAX (-0,94%) melemah seakan memperpanjang penurunan terpanjang dalam tahun ini. Pelemahan komdoitas tambang seperti harga minyak WTI dan Nikel berdampak signifikan pada perusahan tambang di Eropa.

Sentimen selanjutnya dari dalam negeri tingkat suku bunga sedangkan dari Eropa akan ada data Inflasi hingga data pengangguran di AS. Secara teknikal kata Riza IHSG bergerak break out support dan menjauh dibawah level MA20. Momentum bearish sangat terasa jangka pendek pada indikator RSI dan Stochastic yang tertekan hingga pada zona jenuh jual.

"IHSG akan menguji support 5950 dan MA50 5936 jika kembali tertekan tidak mampu berbalik diatas MA20. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba reversal jangka pendek dengan range pergerakan 5950-6000. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya APLN, ASRI, BBCA, CPIN, ICBP, LPKR, ADHI," ujarnya.

Tags
IHSG
saham
Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved