Donor ASI Mulia, Humaira Novriyati Akui Hal Ini Penting Diperhatikan
Wakil Ketua Kadin Kota Pontianak, Humaira Novriyati menilai ASI merupakan salah satu kebutuhan...
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Wakil Ketua Kadin Kota Pontianak, Humaira Novriyati menilai ASI merupakan salah satu kebutuhan.
Tak heran kata Maira sebagai sesama perempuan rasa iba menghampiri apabila melihat ibu lain membutuhkan pasokan ASI.
Ia pun menceritakan pengalamannya yang dulu ketika melahirkan buah hati masih bekerja di salah satu bank BUMN.
"Saya termasuk ibu yang produksi ASI-nya sangat kurang walaupun sudah dibantu suplement untuk melancarkan dan memperbanyak ASI. Anak pertama kurang dari 6 bulan mendapatkan ASI dan anak kedua hanya 6 bulan mendapatkan ASI. Selanjutnya anak-anak saya hanya mendapatkan susu formula," ujar Maira pada Rabu (15/11/2017).
(Baca: Dari Aspek Kemanusian Donor ASI Menolong Sesama )
Kalau dibandingkan kata Maira daya tahan tubuh sang anak dengan daya tahan tubuh anak rekannya memang berbeda. "Bayi teman saya yang cukup ASI lebih baik daya tahan tubuhnya (tidak mudah sakit). Saat itu informasi mengenai donor ASI sangat minim sehingga saya hanya mengandalkan susu formula untuk kebutuhan nutrisi bayi saya," ujar Maira.
Menurut Maira donor ASI termasuk perbuatan mulia karena membantu memenuhi asupan nutrisi bagi bayi yang membutuhkan dan Rasulullah SAW sendiri memiliki ibu susuan. Namun yang terpenting bagi pendonor dan penerima donor ASI harus jelas karena akan mempengaruhi nashabnya.
Ia mengatakan dalam Islam hubungan mahram akan menyebabkan haram jika terjadi pernikahan saudara sepersusuan. Sehingga prinsip kehati-hatian terjadinya resiko baik itu nashab, kesehatan pendonor, kebersihan pumping dan cara penyimpanan harus benar-benar di perhatikan.
"Untuk pendonor ASI diharapkan bukan hanya berbekal niat baik saja untuk mendonorkan ASI nya tapi juga harus paham hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar ASI yang diberikan benar-benar memberi manfaat bukan malah memberi efek negatif seperti menularkan penyakit dan launnya. Untuk penerima donor ASI juga harus selektif dalam memilih pendonor ASI," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/wakil-ketua-kadin-kota-pontianak-humaira-novriyati_20171115_212035.jpg)