Kementerian Pertanian akan Perkenalkan Kembali Jeruk Sambas, Bukan Jeruk Pontianak

"Mulai sekarang, Kementerian Pertanianmemperkenalkan kembali nama jeruk ini menjadi jeruk Sambas, bukan lagi jeruk Pontianak,"

Kementerian Pertanian akan Perkenalkan Kembali Jeruk Sambas, Bukan Jeruk Pontianak
IST
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili bersama Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, drg. Oscar Primadi, MPH, memegang jeruk Sambas saat menghadiri peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-53 yang digelar Kementerian Kesehatan RI di Jakarta pada (12/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Musanif mengatakan, dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional di Jakarta, ada stan bazar.

Di stan itulah jeruk Sambas yang dipromosikan.

Musanif mengatakan, dalam kegiatan tersebut Menteri Kesehatan Nila Moeloek juga menyampaikan terimakasih atas dukungan pemerintah daerah yang turut serta memasyarakatkan konsumsi buah, khususnya jeruk Sambas.

(Baca: LIVE STREAMING: Kondisi Terkini Bandara Supadio Banjir dan Sebabkan Delay Panjang )

"Menteri Kesehatan RI juga secara khusus mengapresiasi dan mengucapkan terimakasihnya kepada kita, yang telah mengajak masyarakat untuk makan buah, khususnya jeruk Sambas," katanya saat dikonfirmasi, Minggu (12/11/2017).

Laniut Musanif, selama ini Jeruk Sambas selalu dikenal warga luar Kalbar sebagai jeruk Pontianak.

Oleh karena itu, ke depan Kementerian Pertanian akan memperkenalkan kembali nama jeruk tersebut menjadi Jeruk Sambas.

(Baca: Link LIVE STREAMING - Menangkan Marc Marquez di MotoGP Valencia, Dani Pedrosa Bocorkan Strategi Tim )

"Mulai sekarang, Kementerian Pertanian akan memperkenalkan kembali nama jeruk ini menjadi jeruk Sambas, bukan lagi jeruk Pontianak," tegasnya.

Ia berharap, melalui promosi yang berkelanjutan, jeruk Sambas akan semakin dikenal secara nasional hingga internasional.

Sehingga hal ini diyakini Musanif, akan membuka peluang pasar yang lebih luas.

"Semoga lewat kegiatan ini, masyarakat ibukota dan Indonesia akan semakin mengenal jeruk Sambas, dengan demikian diharapkan akan membuka keran pasar yang saat ini sedikit tersumbat," sambungnya.

Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved