ESQ Leadership Centre Perbaiki Karakter Bangsa
Dengan adanya training ini, dia berharap karakter para peserta dapat terbentuk, yaitu karakter yang berakhlak dan bermoral.
Penulis: Muzammilul Abrori | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Trainer dari ESQ Leadership Centre, Idham Khalid yang memberi training pada 150 peserta training ESQ mengatakan training yang diberikan sejak kemarin adalah program basic reguler yang fokus pada characther building.
ESQ sebagai lembaga pelatihan sumber daya manusia memiliki banyak program, namun untuk pembentukan karakter ada empat tahap yaitu Basic Training, Mission and Character Building, Character and Colaboration, dan Total Action.
"Untuk yang kita adakan ini adalah tahap Basic Training. Jadi ibaratkan rumah, ini baru diketok, belum masuk," katanya, Minggu (12/11/2017).
Dia mengatakan dengan adanya training ini, dia berharap karakter para peserta dapat terbentuk, yaitu karakter yang berakhlak dan bermoral.
ESQ yang memiliki tujuan memperbaiki karakter bangsa memiliki cara tersendiri agar tujuan tersebut tercapai.
(Baca: Tingkatkan Partisipasi Masyarakat Awasi Pelayanan Publik, Ombudsman Gelar Training )
Dengan menggabungkan tiga potensi manusia yaitu kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual dia yakin kekuatan bangsa akan tercapai.
"Membangun moral tidak bisa diisi dengan kepala, tapi juga dari hati. Setiap hari dilatih emosinya dan spiritualnya, karena 80 persen yang mengubah seseorang dan berkontribusi terhadap kesuksesan seseorang adalah emosi dan spiritual," imbuhnya. Dia mengatakan kedua hal ini perlu digali, karena hal ini dimiliki semua orang namun tidak terlihat.
ESQ menggali moral dan spiritual itu, outputnya adalah karakter, bagaimana seseorang berakhlak dan bermoral. ESQ mendorong perubahan karakter seseorang agar jadi bermanfaat bagi orang lain dengan memperdakam tujuh 7 nilai utama, yitu nilai kejujuran, tanggung jawab, visioner, disiplin, kerja sama, adil, dan peduli.
"Kalau orang-orang bisa menanamkan doktrin melalui film dan sinetron, kenapa kita tidak bisa menanamkan karakter? Di ESQ karakter ini yang ditanamkan. Jika ditanamkan pada anak kecil maka akan kuat pengaruhnya, bisa diingat seumur hidup," ujarnya yang akan mengisi acara yang sama di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan pada Desember mendatang.
Dengan memperbaiki karakter bangsa, dia yakin kualitas bangsa juga akan semakin meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/trainer-dari-esq-leadership-centre-idham-khalid_20171112_165838.jpg)