Sidiq Handanu : Pontianak Belum Miliki Spesialis Kateterisasi Jantung

Namun ia menegaskan untuk dokter spesialis di bidang lain jumlahnya sudah memenuhi standar.

Sidiq Handanu : Pontianak Belum Miliki Spesialis Kateterisasi Jantung
TRIBUN PONTIANAK/WAHIDIN
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menuturkan hingga kini Kota Pontianak memang belum miliki dokter spesialis penanganan kateterisasi jantung.

Namun ia menegaskan untuk dokter spesialis di bidang lain jumlahnya sudah memenuhi standar.

"Saat ini di Pontianak ada 153 dokter spesialis yang tersebar di 13 rumah sakit. Kalau ada penambahan spesialisasi yang belum optimal (dokternya) belum ada, yaitu untuk yang berhubungan dengan penyakit jantung, kateterisasi, kemudian pengobatan untuk kanker," katanya Sabtu (11/11/2017).

(Baca: Ciuman Bibir Ternyata Bisa Berpotensi Terkena Penyakit Menyeramkan ini )

Lebih lanjut Sidiq menjelaskan untuk pelayanan kateterisasi jantung saat ini ada pada rumah sakit rujukan nasional. Sementara di Kalbar rumah sakit rujukan nasional diwakili RSUD Soedarso.

Sedangkan rumah sakit kota ia sebut juga mengenal sistem rujukan berjenjang. Apabilai tak tertngani di RS Kota maka bisa dirujuk di RS Soedarso tersebut.

(Baca: Astaga, Ini Bahayanya Jika Kamu Malas Bersihkan Pusar! )

Handanu menjelaskan jumlah dokter spesialis yang dimiliki hingga kini masih mencukupi formasi yang ada. Berdasarkan aturan ia sebut satu dokter boleh diberikan tiga tempat praktik.

Untuk di Pontianak ia lihat setiap dokter spesialis yang bertugas, memang merangkap di beberapa rumah sakit.

"Jadi kalau berdasarkan tipe dan kelas rumah sakit, (jumlah dokter spesialis) sudah masuk standar. Kalau ada peningkatan rumah sakit, paling tinggi di RSUD Soedarso," katanya.

Sejauh ini dokter-dokter spesialis yang ada disebutkannya kebanyakan di sekolahkan oleh Kementerian Kesehatan dan ada juga yang sekolah sendiri.

Penulis: Syahroni
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved