Breaking News:

Meneladani Semangat Pahlawan

Selain upacara bendera di sejumlah instansi dan sekolah, juga diajak bagi masyarakat untuk mengheningkan cipta 60 detik secara serempak.

muda.kompas.id
Ilustrasi. 

Mengambil teori dari Chris Brogan tersebut, disadari bahwa pendekatan pada kelompok milenial yang gandrung bermedia sosial tentu berbeda. Sehingga tak salah imbauan tersebut disampaikan Mensos, agar bisa berinteraksi dengan lebih banyak orang.

Nah, sekarang tinggal masyarakat sendiri, apakah peringatan hanya sekadar bermedsos, atau upacara bendera.

Karena, peringatan Hari Pahlawan yang bertitik tolak dari pertempuran Surabaya yang merupakan perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, mengandung banyak nilai-nilai keteladanan.

Baik itu tentang pengorbanan, semangat cinta Tanah Air, kerja sama, dan lain sebagaimanya.

Jadi, tak semata dengan hastag atau memviralkan hari pahlawan. Ada harapan besar di sana, bahwa medsos benar-benar digunakan untuk menyebar kebaikan, dan bukan cacian atau hoaks yang justru bertentangan dengan semangat para pahlawan pendahulu kita.

Hari Pahlawan seyogianya tidak cukup hanya diingat dan diperingati dengan upacara, membuat spanduk, atau bermedia sosial.

Semua elemen bangsa harus menjadikannya sebagai cara refleksi dan penyadaran diri, apakah sudah berada di dalam garis perjuangan para pahlawan atau belum.

Apakah kita sudah benar-benar meneladani semangat tersebut atau hanya sekadar menjalani seremoni.

Dalam konteks kekinian, tentu bukan lagi berperang secara fisik dengan bangsa asing, sebagaimana di masa perjuangan. Sederhananya, ikut memerangi korupsi pun, masyarakat sudah bisa menjadi pahlawan bagi bangsa ini.

Mengikuti semangat Bung Tomo yang berapi-api membakar semangat Arek Suroboyo, di peristiwa 10 November, jangan sampai anak muda kalah semangat dengan para pejuang.

Karna sedikit mereduksi, pahlawan bukan semata yang berjuang di masa revolusi fisik, namun mereka yang memiliki jasa dan berguna bagi bangsa. Selamat Hari Pahlawan dan jadilah pahlawan, mulai dari lingkungan terkecil kita. (*)

Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved