Serahkan SK Guru Kontrak, Ini Pesan Wabup Kapuas Hulu

Sementara pemerintah pusat dengan tegas menyatakan, sampai 2019 penerima PNS secara keseluruhan moratorium,

Serahkan SK Guru Kontrak, Ini Pesan Wabup Kapuas Hulu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SAHIRUL HAKIM
Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero didampingi Sekretaris daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukir saat menyerahkan SK Guru Kontrak. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Sahirul Hakim

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antononius L Ain Pamero menyerahkan langsung Surat Keputusan (SK) Guru Kontrak Daerah Tahun 2017, di Goor Volly Putussibau, Rabu (8/11/2017) pukul 08.45 WIB.

Hadir juga Sekretaris Daerah Kapuas Hulu Muhammad Sukri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu Petrus Kusnadi, BKSDM Kapuas Hulu H Sarbani, dan para undangan.

Wakil Bupati Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero menyatakan, banyak keluhan murid dan masyarakat bahwa, banyak guru dan sekolah kekurangan guru di Kapuas Hulu.

"Sementara pemerintah pusat dengan tegas menyatakan, sampai 2019 penerima PNS secara keseluruhan moratorium," ujarnya.

Antonius menuturkan, dengan diterimakan guru kontrak, pemerintah daerah sudah menyediakan anggaran Rp 13 miliar, supaya pendidikan di Bumi Uncak Kapuas bisa berjalan dengan baik. "Ini kemampuan upaya pemerintah daerah. Kita harap dalam pelaksanaan tugas harus serius, kalau tak serius masih ada banyak yang mengantinya," tegasnya.

(Baca: Fakta! Video Mesum Diduga Pelajar Pontianak, dari Seragam Lengkap Sampai Terdengar Suara )

Mengapa sekian lama baru menyerahkan SK, jelas Wabup karena harus melalui proses cukup panjang sebagai dalam penerimaan guru kontrak ini, Pemda Kapuas Hulu melibatkan pihak ketiga seperti IKIP-PGRI Pontianak. "Jadi butuh waktu panjang," ujarnya.

Dengan tegas Antonius menuturkan, menjadi sebagai guru kontrak tak bisa kaya, karena pas-pasan untuk hidup. "Kalau mau mencari tambahan silahkan, tapi ingat tugas utama guru, harus dilaksanakan dulu. Kalau tidak mampu banyak yang mengantinya," ucapnya.

(Baca: 618 Guru Kontrak di Kapuas Hulu Telah Terima SK )

Antonius berharap, mudah-mudahan pemerintah memberikan peluang supaya tenaga kontrak bisa diangkat mencari PNS. "Kami harap, guru kontrak bisa melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin, karena pendidikan anak-anak ada ditanggan guru itu sendiri." ujarnya.

Selain itu Wabup berharap, guru kontrak yang baru menerima SK, jangan pilih tempat mengejar, karena itu sudah ditentukan. "Kalau kira tak mampu silahkan mundur. Kami tak mau ada datang ke camat minta pindah tugas, karena itu sudah ditentunkan," ungkapnya. 

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved