PDAM Sintang Siap Jadi Pengembang Air Minum Dalam Kemasan
Tapi kalau PDAM Tirtha Senentang ditunjuk tentu siap saja. Tetapi regulasinya akan dibuat ulang, AMDK ini kan profit oriented.
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Direktur Utama PDAM Tirtha Senentang, Susanti mengatakan sudah mendengar laporan pendahuluan kajian kelayakan pengembangan usaha Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dari Tim LPPKM Universitas Tanjungpura Pontianak.
Bahkan pihaknya juga memberikan masukan untuk laporan pendahuluan kajian yang disampaikanTim Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kepada Masyarakat (LPPKM) Universitas Tanjungpura tersebut.
"Baru laporan pendahuluan, itu belum sampai sejauh permasalahan teknis. Apakah nanti dikelola di bawah PDAM atau kita nanti membuat BUMD tersendiri itu belum sampai ke sana," kata Susanti kepada Tribun Pontianak, Rabu (8/11/2017) pagi.
(Baca: Askiman Targetkan Pengolahan AMDK Sintang Dibangun Tahun 2018 )
Menurutnya, dalam kajiannya nanti banyak hal yang akan dilakukan. Terutama berkaitan dengan sumber air baku yang harus digunakan. Kajian lokasinya, debit air, uji laboratorium, bahkan sampai ke biaya operasional dan produksi.
Namun yang tidak kalah pentingnya ialah pangsa pasar, layak atau tidaknya. Apalagi menurut Susanti, saat ini sudah banyak air kemasan berbagai merek yang sudah masuk. Baik dari luar maupun lokal Kalbar.
"Setelah itu semua sudah dikaji barulah nanti sampai kepada tahap berikutnya lagi. Tapi kalau PDAM Tirtha Senentang ditunjuk tentu siap saja. Tetapi regulasinya akan dibuat ulang, AMDK ini kan profit oriented," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/direktur-utama-pdam-tirtha-senentang-susanti_20171108_181539.jpg)