Tertangkap! Ini Sosok Penyebar Video Mesum Samarinda, Begini Cara Pelaku Curi Rekaman Videonya

Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengaku hanya iseng. Pelaku sengaja mencuri video ini dari telepon seluler pemeran pria.

Editor: Agus Pujianto
Kompas TV
Penangkapan pelaku penyebar video mesum Samarinda 

“Sudah sejak dua tahun lalu itu ada. Makanya, videonya, ada yang berdurasi dua menit. Ini karena saat ini, aplikasi Line dan WA, hanya bisa mengirimkan video dengan waktu tak panjang. Dua orang itu, Na dan RA, berpacaran sejak Na kelas 2 SMA,” ujarnya yang melansir dari TribunKaltim.com

Baca: Kasus Video Syur, Polisi Akan Periksa Tubuh Hanna Anisa

Tak lama berpacaran, keduanya kemudian putus. Na kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas di Jakarta, sementara RA melanjutkan pendidikan di Universitas di Yogyakarta.

Ketika sedang kuliah di Yogya ini, RA kemudian menjalin hubungan dengan Sa. Tetapi, saat itu, Sa sudah lebih dahulu menjalin hubungan dengan pria lain.

Pria lain inilah yang diduga menyebarkan video tak senonoh tersebut. “Jadi, pacar dari Sa itu yang diduga menyebarkan video.

Ia diduga sakit hati, karena Sa tiba-tiba dipacari oleh RA, mantan dari Na itu.

"Bagaimana bisa video tersebar, karena HP dari Ra ini pernah hilang. Saya juga dapat info dari adik dari Na yang sebenarnya saat ini masih ada di Samarinda, dan bersekolah di sekolah yang sama dengan kakaknya,” ujarnya.

Ia pun mengaku, mengenal sosok Na, termasuk wanita yang polos. Saat pertama video itu muncul dua tahun lalu, tak ada yang menyangka Na bisa melakukan adegan layaknya suami istri tersebut.

Baca: Tak Perlu Viagra, 4 Buah Ini Bikin Ereksi Keras, Kuat dan Tahan Lama di Ranjang

“Kalau ketemu Na, dia orangnya polos. Tidak centil kok. Kalau disapa, dia ramah dan menegur balik. Anaknya tak banyak tingkah,” katanya.

Sosok pria datang sendiri ke kantor polisi. Setelah video tersebut tersebar, polisi melakukan pemeriksaan marathon.

Motif penyebaran video
Kasus tersebut sudah ditahap penyelidikan. Hingga kini, pihak kepolisian belum mengetahui motif dan bagaimana video tersebut bisa menyebar ke masyarakat.

Pihak kepolisian, melalui Kompol Sudarsono, Kasat Reskrim Samarinda, menjelaskan bahwa saat ini proses pencarian motif masih dilakukan dengan mengorek keterangan para saksi.

Masih banyak saksi yang harus kami periksa. Hari ini kemungkinan ada 5 orang saksi yang kami periksa,” ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved