Prestasi Ekonomi dan Tantangan Politik

Menurut Bank Dunia, kenaikan peringkat yang memperlihatkan kemajuan besar itu didukung oleh perbaikan di tujuh indikator.

Prestasi Ekonomi dan Tantangan Politik
NET
Ilustrasi 

Apalagi, pada 2019 digelar jang besar politik di negeri ini yakni Pemilu baik Pileg (pemilihan legislator) dan Pilpres (pemilihan presiden). Kegaduhan politik memang kerap menjadi faktor penyebab tersendatnya pertumbuhan ekonomi.

Terlepas dari ancaman kegaduhan itu, perbaikan peringkat kemudahan berusaha perlu disyukuri dan diapresiasi secara positif.

Betapa tidak, Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara yang membukukan perbaikan terbesar selama periode 2005 hingga menjelang 2018.

Bahkan, untuk kawasan Asia Pasifik, Indonesia paling banyak memperbaiki aspek kemudahan berbisnis selama lebih dari satu dekade.

Tentunya itu tidak terlepas dari terbitnya 16 jilid paket kebijakan perbaikan ekonomi dari pemerintah selama tiga tahun ini.

Efektivitas paket-paket kebijakan itu tentu berdampak pada laju perbaikan peringkat Indonesia dalam kemudahan berbisnis seperti yang didokumentasikan Bank Dunia setiap tahunnya.

Akan tetapi, kita juga jangan lantas langsung berpuas diri. Target 40 persen masih menghadang.

Selain itu, kita juga tahu betapa agresif dan progresifnya sejumlah negara lain di ASEAN menumbuhkan investasi.

Malaysia misalnya. Meski turun, tetapi peringkat mereka masih jauh lebih baik, yakni di posisi 25 besar.

Bahkan Thailand dan Brunei Darussalam mampu menjadi dua dari 10 negara yang mencatatkan perbaikan paling besar dalam kemudahan berbisnis tahun ini.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved