Amankan 8 Kg Sabu dan 4895 Ekstasi, BNNP Kalbar Buru AS, Siapa Dia?

DS dan MS yang dijanjikan upah Rp 5 juta ini pun langsung membawa paket sabu dengan disimpan dibagian depan antara kaki

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / RIDHO PANJI PRADANA
Suasana Pers Rilis BNNP Kalbar dengan hasil tangkapan 8 Kg sabu dan 4895 ekstasi, Selasa (31/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - BNNP Kalbar menggelar konferensi pers hasil tangkapan, Minggu (29/10/2017) dan mengamankan dua kurir narkoba, DS dan MS yang kedapatan membawa 8 kg sabu dan 2 paket yang berkisi 4895  ekstasi.

Konferensi Pers dipimpin oleh Ka BNNP Kalbar, Nasrullah, dengan mengundang Diresnarkoba Polda Kalbar, Kombes Pol Purnama Barus, perwakilan TNI, Bea dan Cukai, Imigrasi serta perwakilan Kemenkumham.

Kepala BNNP Kalbar, Nasrullah kedua kurir yang membawa sejumlah sabu dan extacy diamankan saat berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Revo dengan plat KB 5645 AM di Jalan Komyos Sudarso, Gang Kayu Manis, Kota Pontianak.

DS dan MS kurir sabu yang berhasil diamankan oleh BNNP Kalbar
DS dan MS kurir sabu yang berhasil diamankan oleh BNNP Kalbar

"Menurut pengakuan DS dan MS, mereka disuruh oleh AS yang sekarang DPO untuk mengambil paket tersebut di depan tahu sumedang Jalan Sungai Ambawang Kubu Raya," ujar Nasrullah, Selasa (31/10/2017).

Seseorang yang tidak ketahui identitasnya menggunakan mobil plat Malaysia QLC pun mengeluarkan bungkusan kantong plastik warna hitam isi paket sabu dan ekstasi.

DS dan MS yang dijanjikan upah Rp 5 juta ini pun langsung membawa paket sabu dengan disimpan dibagian depan antara kaki.

(Baca: Sutarmidji Minta Warga Berikan Hak Suara Tentukan Pemimpin Pontianak )

Awalnya, petugas memberhentikan kedua kurir itu dan memeriksa barang yang dibawanya.

Dan setelah diperiksa, DS dan MS kedapatan membawa delapan bungkus paket sabu dengan masing-masing 1kg dan dua paket extacy dengan total 4895 butir.

Barang haram tersebut dibungkus dengan kantong plastik yang dilakban warna coklat dan kemudian dimasukan kembali dalam kantong plastik warna hitam.

Sampai dengan saat ini, Ka BNNP Kalbar, Nasrullah menuturkan AS masih dalam pencarian. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved