Registrasi Kartu Prabayar

Warga Kaget dan Banyak Tak Tahu Kebijakan Kominfo Mengenai Registrasi SIM Card

Bahkan ia terkejut ketika mengetahui bahwa ada sanksi jika tidak melakukan registrasi ulang yang dimulai 31 Oktober 2017

Warga Kaget dan Banyak Tak Tahu Kebijakan Kominfo Mengenai Registrasi SIM Card
KOMPAS.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Satu diantara warga Kelurahan Ilir Kota, kecamatan Kapuas, Sanggau, Hansah mengakui dirinya belum mengetahui terkait kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mewajibkan pelanggan telekomunikasi mendaftarkan ulang atau registrasi ulang SIM card/kartu prabayar dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK) masih belum semuanya di ketahui warga.

“Belum tahu kalau ada kewajiban mendaftar ulang kartu ponsel yang digunakannya. Bagaimana caranya?,” kata Hasnah, Jumat (27/10).

(Baca: PLN Kalbar Launcing SPLU di Hari Listrik Nasional ke-72 )

Bahkan ia terkejut ketika mengetahui bahwa ada sanksi jika tidak melakukan registrasi ulang yang dimulai 31 Oktober 2017. “Kacaulah kalau memang diblokir), ” jelasnya.

Untuk mensukseskan program tersebut, Kementerian Kominfo menggandeng operator telekomunikasi seluler menyebar SMS yang isinya mengimbau kepada pelanggan agar segera melakukan registrasi ulang SIM card.

“Saya kurang tahu juga saya sudah dapat SMS itu atau tidak, nantiah saya cek lagi di kotak pesan masuk, ” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan, Sri Handayani, ia pun mengaku belum mengetahui aturan baru tersebut dan belum menerima SMS dari Kementerian Kominfo. “Tidak tahu, SMS dari Kominfo juga belum ada,” jelasnya.

(Baca: Sapa Pelanggan, Ombudsman Kalbar Terima Kunjungan GM PLN Wilayah Kalbar )

Berbeda dengan Winda, ia mengaku baru mengetahui aturan baru tersebut pada saat menerima SMS dari Kominfo.

“Saya ada terima SMS dari Kominfo. Isinya, Per 31 Oktober 2017 Pelanggan wajib daftar ulang kartu prabayar dengan validasi No Induk Kependudukan & KK. SMS Ulang NIK#nomorKK# ke 4444 atau tsel.me/daftarulang info:188,” jelasnya.

Dikatakanya, setelah melakukan registrasi ulang dengan mengirim format SMS seperti yang tertera di SMS dari Kominfo dan registrasi berhasil, pelanggan akan mendapat pemberitahuan dari 4444 yang isinya nama lengkap dan alamat sesuai KTP.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved