Citizen Reporter

Sapa Pelanggan, Ombudsman Kalbar Terima Kunjungan GM PLN Wilayah Kalbar

Kami ingin tahu masalah apa yang dialami dan diharapkan masyarakat terkait pelayanan PLN selama ini

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jamadin
ISTIMEWA
GM PLN Wilayah Kalbar Richard Safkaur dan Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar Irma Syarifah bertukar cinderamata saat kunjungan ke Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar, Kamis (26/10/2017) 

Citizen Reporter

Asisten Pratama Ombudsman RI Perwakilan Kalbar, Imam Munandar  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Provinsi Kalbar menerima kunjungan General Manager (GM) PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Tbk Wilayah Kalbar Richard Safkaur di Kantor Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar, Kamis (26/10/2017).

Kunjungan dalam rangka kegiatan Sapa Pelanggan memperingati Hari Listrik Nasional Ke-72. Dalam kunjungannya, GM PLN Wilayah Kalbar didampingi 11 orang jajarannya disambut Irma Syarifah, selaku Asisten Muda Ombudsman mewakili Kepala Perwakilan yang saat itu tidak berada di tempat.

GM PLN Wilayah Kalbar Richard Safkaur mengatakan kunjungan pihaknya bertujuan mendengarkan keluhan-keluhan pelanggan.

“Kami ingin tahu masalah apa yang dialami dan diharapkan masyarakat terkait pelayanan PLN selama ini,” ungkapnya.

Berbagai informasi dan saran akan ditampung, lantas dibenahi guna meningkatkan pelayanan PLN Wilayah Kalbar.

Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar dipilih sebagai instansi yang dikunjungi atas dasar pertimbangan bahwa Ombudsman banyak mendapat laporan tentang kinerja PLN selama ini.  

“Kami akan berupaya menyelesaikan laporan masyarakat yang disampaikan Ombudsman dengan cepat dan tuntas,” janjinya.

(Baca: Pemotongan Sapi Betina Produktif Alami Penurunan, Ini Datanya Selama 2017 )

Asisten Muda Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kalbar, Irma Syarifah sampaikan Ombudsman menangani sekitar 15 laporan pelayanan publik di bidang kelistrikan sepanjang Oktober 2012 hingga Oktober 2017.

“Pada umumnya mengenai listrik padam, pelayanan pasang baru, tarif listrik dan kesalahan pencatatan meter,” katanya.

Irma akui selama ini PLN cukup aktif menanggapi setiap pengaduan masyarakat yang dilaporkan ke Ombudsman.

“Namun, tidak jarang permasalahan sama yang dialami masyarakat kembali dilaporkan seperti masalah kesalahan pencatatan meter,” timpalnya.

Ombudsman mengapresiasi kegiatan sapa pelanggan yang dilakukan GM PLN Wilayah Kalbar beserta jajaran.

“Kami mengharapkan agar kinerja serta pelayanan publik PLN semakin baik dan memuaskan,” harapnya.

Saat kunjungan, selain menyampaikan pengaduan masyarakat tentang PLN, Ombudsman juga menyampaikan keluhan sebagai pelanggan PLN. Ombudsman mempertanyakan penyebab padamnya listrik yang sering terjadi dalam kurun waktu 1 minggu terakhir.

Selain itu, Ombudsman juga menyarankan agar PLN memberikan informasi yang jelas mengenai pemasangan listrik baru, biaya, syarat dan jangka waktunya.

Sementara itu, Manager Niaga dan PP PLN Wilayah Kalbar, Imam Faskayana menjelaskan faktor penyebab padamnya listrik lantaran saat ini terjadi kerusakan jaringan listrik bawah tanah di Bundaran Untan.

“Saat ini sedang diperbaiki. Apabila masyarakat mengeluhkan masalah listrik yang dialami saat ini telah tersedia PLN Mobile yang dapat di download,” jelasnya.

Fitur-fitur yang tersedia diantaranya cek tagihan dan riwayat token, status pengaduan dan permohonan selaluup to date.

Menanggapi permasalahan pemasangan baru, PLN Wilayah Kalbar akan memastikan terpampangnya komponen standar pelayanan pemasangan listrik baru di Kantor PLN maupun di Gerai-Gerai Pelayanan Listrik (Gelis).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved