Sempat Heboh Garam Mengandung Serbuk Kaca di Sambas, Ini Hasil Uji BBPOM!

BBPOM Pontianak menyatakan dua sampel garam Cap Perahu Garam produksi CV Inti Nanvia yang dikirimkan, layak dikonsumsi masyarakat.

Sempat Heboh Garam Mengandung Serbuk Kaca di Sambas, Ini Hasil Uji BBPOM!
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Direktur CV Inti Nanvia tampak memegang hasil uji lab BBPOM Pontianak, saat konferensi pers bersama Diskumindag Sambas, Diskes Sambas, BBPOM Pontianak, Satpol PP Sambas dan Polres Sambas, di Kantor Diskumindag Sambas, Kamis (26/10/2017). BBPOM memastikan produk garam Cap Perahu Garam layak dikonsumsi masyarakat dan tidak mengandung serbuk kaca. 

Surat hasil pengujian laboratorium dari BBPOM Pontianak yang dibuka langsung oleh Yusuf, tampak masih tersegel.

Ia kemudian membacakan hasil uji laboratorium dari dua sampel garam tersebut.

BBPOM Pontianak menyatakan dua sampel garam Cap Perahu Garam produksi CV Inti Nanvia yang dikirimkan, layak dikonsumsi masyarakat.

Hasil pengujian sampel pertama, dengan pemerian padat kristal, putih dan tidak berbau. Dengan identifikasi dan parameter uji. Dengan hasil kadar air 2,21% dari syarat maksimal 7%, kemudian hasil kadar NaCL 100,09% dari syarat minimal 94,0%, serta hasil kadar KI03 30,9252 mg/Kg dari syarat minimal 30mg/Kg.

Kemudian hasil uji sampel kedua, dengan pemerian padat kristal, putih dan tidak berbau. Dengan identifikasi dan parameter uji. Dengan hasil kadar air 2,22% dari syarat maksimal 7%, kemudian hasil kadar NaCL 108,09% dari syarat minimal 94,0%, serta hasil kadar KI03 41,5385 mg/Kg dari syarat minimal 30mg/Kg.

"Laporan hasil pengujian sampel garam beryodium Perahu Garam dengan komposisi Natrium, Klorida (NaCL), Iodium (Kalium Iodat/ KI03), pabrik CV Inti Nanvia dengan nomor registrasi (Batch) MD255314001024 dengan kemasan kantong plastik. Hasil pengujian garam beryodium Cap Perahu Garam tersebut memenuhi syarat (MS) terhadap parameter yang diuji. Jadi dari hasil uji laboratorium garam tersebut lolos uji dan layak untuk dikonsumsi, dengan ini masyarakat tidak perlu lagi khawatir," paparnya.

Setelah mengetahui hasil uji laboratorium yang menyatakan produk garam Cap Perahu Garam layak dikonsumsi. Yusuf mengajak kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Sambas untuk tidak perlu ragu-ragu lagi menggunakan produk garam tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengajak kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sambas untuk selalu menjadi konsumen cerdas.

"Selalulah menjadi konsumen cerdas. Artinya dalam setiap membeli produk makanan maupun obat, selalu memperhatikan betul makanan yang akan dikonsumsi. Mengecek kemasannya, tanggal kedaluarsanya, cek label dan mengecek nomor regstrasi BPOM-nya. Kalau itu semua sudah dicek dan memenuhi syarat yang lengkap, insya Allah itu aman digunakan dan dikonsumsi," jelasnya.

Untuk ke depan, Yusuf berharap agar warga masyarakat membiasakan diri menyampaikan aduan langsung ke Diskes Sambas jika menemukan produk-produk yang diduga dapat mengganggu kesehatan.

Halaman
123
Penulis: Tito Ramadhani
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved