Viral Sosial Media

Beredar Video Porno Diduga Siswi Cantik SMA Negeri Favorit, Pemeran Wanita Minta Ini

Pada keterangan bio Instagram tersebut terdapat keterangan yang meminta agar semua yang memiliki videonya agar dapat dihapus.

Beredar Video Porno Diduga Siswi Cantik SMA Negeri Favorit, Pemeran Wanita Minta Ini
handover/Tribun Kaltim
Screenshot chating di grup yang tersebar video mesum yang diduga dilakukan siswi satu SMA favorit di Samarinda, Selasa (24/10/2017). 

Awak media mencoba mengonfirmasi langsung mengenai kebenaran video tersebut ke sekolahan.

Pihak sekolah pun mengaku tidak tahu-menahu mengenai video tersebut, dan menyangkal wanita di video itu merupakan siswa sekolah tersebut.

"Saya tidak tahu sama sekali, kebetulan belum lihat juga videonya," ucap  Humas satu di antara SMAN Samarinda, Selasa (24/1/2017).

Lanjut dia menjelaskan, pihak sekolah tidak akan ikut campur maupun terlibat, ketika siswa tersebut sudah tidak aktif lagi sekolah, pihaknya akan bertindak jika siswa tersebut aktif sekolah, maupun masih berstatus pelajar di sekolah tersebut.

"Setahu saya tidak ada, kalau memang terbukti siswa di sini dan masih aktif, ada ketentuan dan langkah-langkah yang akan diambil sekolah.

Apalagi yang sudah lulus tahun tahun lama kita tidak urusin lagi," tegasnya.

Kepala sekolah yang dimaksud  saat dikonfirmasi mengenai kabar tersebut membantah, jika pelaku yang ada di video siswa di sekolahnya.

"Itu dijamin, 100 persen, bahkan 1.000 persen bukan anak sekolah kami. Bisa dicek, bisa datang ke sekolah, apakah anak itu terdaftar atau tidak di kelas 1,2,3. Semuanya tak ada," ujarnya, Selasa (24/10/2017).

Informasi yang menyebut bahwa dugaan pelaku perempuan dalam video tersebut merupakan alumni sekolah yang dipimpinnya  juga dijawab.

"Tak tahu jika alumni. Jika sudah alumni, kan bukan urusan sekolah lagi. Kami sudah cek dan tak menemukan di daftar siswa aktif sekolah. Saya jamin 1.000 persen. Pihak sekolah mulai tahu sejak sore tadi (kemarin). Ini harus diluruskan. Kalau sudah menyangkut nama sekolah, nanti sekolah yang jadi buruk namanya. Padahal, ini bukan siswa kami. Pengecekan data alumni, kami tak tahu. Untuk data (Alumni), masih belum dicek," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved