Banyak Santri dari Luar Mondok di Ngabang, Ini Kata Tokoh Agama Islam

Dengan demikian, umat Islam di Landak tidak ragu lagi untuk menyantrikan anaknya dan keluarganya di Ponpes yang ada di Landak.

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFON PARDOSI
Para santri saat mengikuti upacara bendera peringatan Hari Santri Nasional pada Minggu (22/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Alfon Pardosi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Satu di antara tokoh agama Islam Landak KH Ahmad Fauzi mengatakan, dengan banyaknya santri luar Landak yang mondok di Pesantren Landak tentunya dapat membuka mata hati dan pikiran dari umat Islam Landak sendiri.

"Dengan demikian, umat Islam di Landak tidak ragu lagi untuk menyantrikan anaknya dan keluarganya di Ponpes yang ada di Landak," ujar Fauzi saat menghadiri upacara Hari Santri Nasional tahun 2017 di Ponpes Nurul Islam Ngabang pada Minggu (22/10/2017).

Lanjutnya lagi, saat sekarang ini untuk menyandang predikat santri memang bergengsi. Karena dulu memang kurang perhatian.

(Baca: Peringatan Hari Santri Nasional di Pondok Pesantren Nurul Islam Ngabang )

Tapi sekarang Pemerintah RI sudah menentukan, bahwa 22 Oktober merupakan hari santri nasional.

"Saya sendiri sangat bangga dengan ditetapkannya hari santri nasional tersebut," kata Fauzi yang juga pernah mondok di Pesantren Datuk Klampayan Bangil Jawa Timur ini.

Fauzi berharap, dihari santri nasional ini semua santri di Landak bisa lebih semangat belajar untuk menuntut ilmu. Kemudian semakin meningkatkan akhlak mulia dan sebagainya.

"Mudah-mudahan para santri yang ada di Landak ini bisa berpikiran maju. Mudah-mudahan juga suatu saat mereka bisa menjadi pemimpin di bangsa dan negara ini dengan mempertahankan NKRI dan Pancasila," tutupnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved