Liputan Khusus

4.250 Kamar Nyaris Ludes

Jika dari dalam tidak perlu paket, nah kalau dari luar dipaketkan untuk berkunjung ke tempat wisata.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Ketua PHRI Kalbar, Yuliardi Qamal (kanan), berdialog pada Diskusi Tribun on Focus, di Kantor Tribun Pontianak, Rabu (27/1/2016). Dialog yang digelar Tribun Pontianak ini mengangkat tema Peluang dan Tantangan Delapan Profesi di Era MEA. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kalimantan Barat, Yuliardi Qamal, mengatakan even Peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) membuat 4.250 kamar yang ada di Kota Pontianak termasuk hotel melati nyaris full terisi.

Meski enggan menyebut angka pasti, namun Yuliardi mengaku semua hotel berbintang terisi full, dan hotel kelas melati tingkat huniannya secara keseluruhan mencapai 60 persen.

"Semua hotel berbintang di Kota Pontianak terisi full. Sedangkan hotel non-bintang terisi 60 persen. Pada akhirnya setelah hotel berbintang full, hotel melati 60 persen juga terisi. Hotel bintang 4 hingga bintang 1 terisi penuh bahkan ada yang sejak sebulan lalu udah full booked," ujarnya, Rabu (18/10).

(Baca: Urine Positif Narkoba, Pengakuan Dua Wanita yang Masih Remaja Ini Mengejutkan )

Yuliardi mengatakan dalam beberapa rangkaian memang sudah seharusnya diselipkan dengan kunjungan ke tempat wisata. Misalnya kata Yuliardi menyusuri Sungai Kapuas.

"Jika dari dalam tidak perlu paket, nah kalau dari luar dipaketkan untuk berkunjung ke tempat wisata. Ini juga harus dimanfaatkan, untuk hotel kita fasilitasi itu," ujarnya.

Sektor pariwisata kata Yuliardi dampaknya ke segala bidang. Terlebih jika tempat yang ditawarkan menjual maka kata Yuliardi pengunjung akan kembali lagi bahkan melihat peluang yang ada untul berinvestasi. Suasana Kota Pontianak kata Yuliardi juga semarak dengan adanya Peringatan Hari Pangan Sedunia.

"Bisa tidak hal ini ditularkam sehingga sektor perhotelan hidup. Kegiatan luar pemerintah tarik ke Kalbar. Pajak juga masuk, jika ada anggota PHRI yang ngelak dan bilang tidak full tongkrong kan hotel dia. Even seperti ini smagat penting, semua bergairah. Anggota PHRI hotel-hotel sudah over tamu, terphone kesana kemari. Kita saling tukar informasi dan hotel melati juga kena imbasnya," ujarnya. (mas)

Penulis: Maskartini
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved