Tanggapi Keluhan Warga, Kapolsek Langsung Sambangi Pangkalan Elpiji

Kapolsek langsung ke Pangkalan gas elpiji 3 kilo bersubsdi Berkat Makmur yang beralamat di Jalan Masuka I Kelurahan Kapuas Kiri Hilir Sintang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Kapolsek langsung ke Pangkalan gas elpiji 3 kilo bersubsdi Berkat Makmur yang beralamat di Jalan Masuka I Kelurahan Kapuas Kiri Hilir Sintang, Rabu (18/10/2017) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dalam rangka antisipasi kelangkaan gas elpiji 3 kg yang sering terjadi di wilayah Sintang, Kapolsek Sintang Iptu Ruslan Abdul Gani bersama Kanit Reskrim, Kanit Provos, dan anggota lainnya memantau dan melakukan pengecekan.

Kapolsek langsung ke Pangkalan gas elpiji 3 kilo bersubsdi Berkat Makmur yang beralamat di Jalan Masuka I Kelurahan Kapuas Kiri Hilir Sintang, Rabu (18/10/2017) siang.

Pemantauan dan pengecekan kali ini dilakukan di Pangkalan Berkat Makmur yang beralamat di Jalan Masuka I Kelurahan Kapuas Kiri Hilir Sintang milik Joni.

Menurut Kapolsek Sintang Kota Iptu Ruslan Abdul Gani pengecekan ini untuk memantau keberadaan gas elpiji ukuran 3 kilo bersubsidi, karena sering sekali terlambat dalam pendistribusiannya.

(Baca: Kapolsek Dedai Dampingi Camat Fasilitasi PTPN XIII Dan Tujuh Kepala Desa )

Kapolsek mengimbau agar stok gas Elpiji yang bersubsidi di usahakan selalu ada, apabila warga masyarakat sewaktu waktu membutuhkannya, jangan sampai terjadi kelangkaan gas elpiji.

Joni mengatakan bahwa untuk gas elpiji 3 kg yang bersubsidi untuk masyarakat, sekarang selalu ada harga eceran nya Rp. 18.000 ( Delapan belas ribu rupiah ) per tabung.

Setiap bulannya mendapatkan kiriman sebanyak 8 paket dari Agen PT. Aneka Cipta Lestari yang terbagi setiap minggunya 2 paket dengan hitungan per paket 1 paket sebanyak 560 tabung elpiji 3 bersubsidi.

"Penjualan gas kepada konsumen jangan melebihi harga eceran tertinggi dan segera disalurkan kepada pengecer apabila barang sudah ada sehingga tidak timbul kelangkaan gas elpiji karena apabila timbul kelangkaan barang harga akan menjadi mahal melebihi ketentuan yang berlaku sehingga merugikan konsumen, kasihan masyarakat miskin harus membeli dengan harga yang lebih mahal,” ujar Kapolsek Sintang Kota Iptu Ruslan Abdul Gani.

Penulis: Wahidin
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved