Tak Tepat Sasaran, Ini Rencana Pertamina dan Pemerintah Ubah Sistem Distribusi Elpiji 3 Kg

Gas elpiji subsidi 3 Kg tetap ada, namun tidak dijual bebas. Ini guna pastikan penerima subsidi adalah orang tepat.

Tak Tepat Sasaran, Ini Rencana Pertamina dan Pemerintah Ubah Sistem Distribusi Elpiji 3 Kg
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Area Manager Communication & Relations Pertamina Kalimantan Alicia Irzanova dan Branch Manager Marketing Kalbarteng Teuku Johan Miftah saat kunjungan ke Kantor Tribun Pontianak, Selasa (17/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Branch Manager Marketing Kalbarteng Teuku Johan Miftah mengakui hingga kini penyaluran gas elpiji subsidi ukuran tiga kilogram belum sesuai peruntukkannya.

Saat ini, distribusinya masih gunakan sistem terbuka.

Ia memastikan stok elpiji aman.

“Saat ini semua orang bisa beli. Entah kategori mampu atau miskin, pelaku usaha besar dan atau mikro. Ini yang mesti diubah. Kami akui memang pengawasan agar penerima subsidi adalah orang yang berhak belum berjalan maksimal selama ini,” ungkapnya saat kunjungan ke Kantor Tribun Pontianak, Selasa (17/10/2017).

(Baca: Pertamina Minta Masyarakat Mampu Bijak Beralih Ke Bright Gas )

Ke depan, pemerintah berencana ganti sistem distribusi terbuka menjadi tertutup.

Gas elpiji subsidi 3 Kg tetap ada, namun tidak dijual bebas. Ini guna pastikan penerima subsidi adalah orang tepat.

“Pemerintah juga akan buat kartu khusus bagi rumah tangga penerima subsidi. Gas elpiji tiga kilo hanya digunakan masyarakat yang ada kartu. Jadi ini akan semakin ketat. Harusnya masyarakat mampu sudah terbiasa dan belajar menggunakan bright gas,” jelasnya.

(Baca: Dewan Ketapang Dukung Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur )

Halaman
12
Penulis: Rizky Prabowo Rahino
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved