Nam Air Ambil Alih 11 Rute Penerbangan Kalstar

Pasca penghentian operasional Kalstar dengan 11 penerbangan yang ada memang berdampak pada pergerakan penumpang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Bandara Supadio Pontianak 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Nam Air yang merupakan anak perusahaan dari Sriwijaya Air telah mendapat izin dari Kementerian Perhubungan membuka rute ke Ketapang, Putusibau dan Sintang. Kehadiran Nam Air menerbangi intra Kalbar ini pun disambut oleh General Manager PT Angkasa Pura II Kantor Cabang Bandara Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro.

"Dengan dibukanya rute Ketapang, Sintang dan Putussibau oleh Nam Air kita senang. Karena rute-rute tersebut merupakan rute yang existing yang sebelumnya diterbangi Kalstar dan sekarang bisa diganti dengan airline lain. Untuk Nam Air perizinan sudah clear tinggal eksekusi aja rencananya di akhir bulan ini. Tapi untuk tanggal pasti belum ada konfirmasi," ujar Bayuh kepada Tribun pada Selasa (17/10/2017).

Ia mengakui pasca penghentian operasional Kalstar dengan 11 penerbangan yang ada memang berdampak pada pergerakan penumpang.

(Baca: Kemenhub Hentikan Operasi Maskapai Kalstar, Ini Kata Pengamat )

Namun kehadiran beberapa airline untuk melirik rute tersebut kata Bayuh mampu menutupi pergerakan sekitar 700 penumpang yang diterbangi Kalstar sebelumnya.

"Pergerakan penumpang 11 rute tersebut sekitar 700 penumpang. Tetapi pengaruhnya tidak terlalu signifikan lantas hilang karena Kalstar tidak beroperasi karena langsung digantikan Garuda Indonesia dan beberapa maskapai lain," ujarnya.

Selain Nam Air Bayuh mencatat beberapa airline akan menggantikan rute yang diterbangi Kalstar diantaranya Garuda Indonesia, Avia Star dan Wing Air. "Sebelumnya Kalstar melayani 7 flight ke Ketapang, 2 flight ke Sintang, 1 flight ke Putussibau dan 1 flight ke Semarang sehingga total ada 11 flight," ujarnya.

Bayuh mengatakan pasca Kalstar menerbangi rute Pontianak - Ketapang Avia Star dan Nam Air nantinya akan menerbangi rute dengan 7 frekuensi tersebut. "Rencananya masuk Avia Star merupakan maskapai baru di Supadio Pontianak nantinya menggunakan pesawat tipe BAe 146 dan akan menerbangi Pontianak - Ketapang," ujarnya.

Untuk harga tiket pesawat diakui Bayuh otomatis berpengaruh terlebih daerah yang hanya dilayani Garuda Indonesia. "Harapan kita dengan diisi airline lain seperti Nam Air, Avia Star akan ada disparitas harga tiket. Ketapang merupakan rute paling tinggi permintaannya. Jika dibandingkan dengan Sintang animonya paling tinggi Ketapang," ujarnya.

Bayuh mengatakan setelah penghentian operasional Kalstar hanya ada sekitar 115 pergerakan pesawat (PP). "Tapi ada penambahan penerbangan Nam Air, Citylink, Garuda atau Wing Air. Sebagai operators bandara kita berharap bekerlanjutan dari operator dan diharapkan bisa lebih kuat. Kepada pengguna jasa tidak kapok dengan pasang surut dunia penerbangan," ujarnya.

Penulis: Maskartini
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved