Raperda Pengelolaan Pangan dan Bisnis untuk Melindungi Lahan Pangan

Prinsip dari Raperda itu yakni mengatur mengenai pangan yang dikategorikan sebagai pangan olahan, pangan segar dan pangan siap saji.

Raperda Pengelolaan Pangan dan Bisnis untuk Melindungi Lahan Pangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Kalbar, Heronimus Hero. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - DRPD Kalbar juga sedang membahas tentang Raperda Pengelolaan Pangan dan Raperda Pengelolaan Usaha Berbasis Lahan Berkelanjutan. Raperda ini merupakan usulan dari DPRD Kalbar.

Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Hortikultura Kalbar, Heronimus Hero menilai Raperda itu dibuat khusus untuk perlindungan lahan pangan.

"Ini sejalan dengan yang disampaikan DPRD Kalbar tentang prinsip dari Raperda itu yakni mengatur mengenai pangan yang dikategorikan sebagai pangan olahan, pangan segar dan pangan siap saji," katanya, Senin (16/10/2017).

(Baca: Program Spasial Lahan Masuk Tahun Anggaran 2018 )

Raperda ini berisi tentang aturan dalam pengelolaan pangan yang meliputi budidaya, pasca panen, penyimpanan sistem pemasaran dan distribusi pangan.

Kemudian berisi juga tentang aturan penerapan prinsip lahan konservasi dalam pengelolaan usaha.

Dalam penetapan lahan pertanian berkelanjutan provinsi tidak bisa sendiri karena yang punya lahan adalah kabupaten/kota.

"Kunci kabupaten sudah menetapkan dalam RTRW atau SK bupati yang masuk dalam RT RW, mana lokasi, berapa luas, mana datanya termasuk perda bisa ditetapkan," pungkasnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved