Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan LPG Subsidi

Baru-baru ini Pertamina bersama Hiswana Migas dan Diskop UKM melakukan sosialisasi dan edukasi di beberapa SPBU.

Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan LPG Subsidi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Masyarakat antre membeli LPG melon di SPBU di Kota Baru belum lama ini 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3 Kg di tengah-tengah masyarakat di Kota Pontianak serta distribusi produk aman.

Dengan konsumsi normal harian sejumlah 22.000 tabung atau naik 2 persen dari konsumsi normal tahun lalu, Pertamina tidak membatasi maupun mengurangi distribusi produk LPG 3 Kg.

Marketing Branch Manager Pertamina Kalbar Kalteng Teuku Johan Miftah menyampaikan jika pun terjadi kelangkaan subsidi LPG melon di beberapa daerah karena LPG dinikmati oleh konsumen yang dianggap mampu.

Baru-baru ini Pertamina bersama Hiswana Migas dan Diskop UKM melakukan sosialisasi dan edukasi di beberapa SPBU.

(Baca: Antisipasi LPG Melon Digunakan Rumah Makan dan Restoran, Pemkot Keluarkan Edaran Ini )

"Makanya kita mengapresiasi pemerintah Kota Pontianak yang telah bersinergi dengan Pertamina sebagai BUMN yang ditugaskan mendistribusikan LPG kepada masyarakat. Kita sosialisasi sebagai upaya guna memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bijak menyikapi penggunaan produk subsidi," ujar Johan.

Sebelum adanya edaran terkait aturan penggunaan LPG subsidi, Pertamina dengan pemerintah kata Johan juga telah secara aktif memberikan imbauan kepada masyarakat dan pelaku usaha kelas menengah ke atas untuk mulai beralih menggunakan LPG Non Subsidi.

(Baca: Ini Alasannya Dua Wilayah Pesisir Kalbar Ini Direncanakan Dibangun Pangkalan )

Program penukaran tabung dengan harga spesial pun masih kami lakukan.

"Kita ada promo penukaran tabung LPG 3 Kg ke Bright Gas 5,5 Kg, Pertamina mencatat mulai adanya tren peningkatan penggunaan produk LPG non subsidi yang kerap disebut si pinky. Jika dibandingkan dengan konsumsi pada akhir tahun 2016, Pertamina mencatat kenaikan konsumsi hingga 30 persen pada TW IV 2017," ujarnya.

Untuk LPG subsidi sendiri diakui Johan tidak ada pengurangan justru di beberapa momen hari-hari besar seperti Idul Fitri dan Tahun Baru, Pertamina menyediakan stok tambahan demi kenyamanan masyarakat.

"Bright Gas hadir sebagai opsi baru bagi masyarakat yang lebih mampu. Sejalan dengan hal tersebut, pelayanan kepada masyarakat yang menjadi sasaran produk subsidi tetap kami lakukan sebaik mungkin," ujar Johan.

Penulis: Maskartini
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved