Kondisi Jembatan Penghubung di Belitang Memprihatinkan, Ini Harapan Warga
Jika tidak segera ditangani bukan tidak mungkin akan memakan korban. Lantainya sudah bolong dan tambal sulam.
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Warga Kecamatan Belitang berharap jembatan penghubung antara Desa Belitang I dan Belitang II, dapat diperbaiki. Mengingat, jembatan tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat setempat.
Selama ini, piihak desa dan warga setempat gotong-royong menambal jembatan tersebut. Satu doantar warga, Giat menuturkan, kondisi jembatan tersebut cukup memprihatinkan. Apalagi, kata dia, jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungankan kedua desa tersebut.
“Jika tidak segera ditangani bukan tidak mungkin akan memakan korban. Lantainya sudah bolong dan tambal sulam,” ujarnya Minggu (15/10/2017).
(Baca: Pemkab Sekadau Siapkan 6000 Vaksin Hewan Penular Rabies )
Untuk itu, ia berharap adanya perbaikan terhadap jembatan tersebut. Menurutnya, fondasi jembatan tersebut sudah tua dan selayaknya diperbaiki.
“Saya tahu jembatan itu sudah lama dibangun. Kemarin, dilakukan upaya penambalan oleh pihak desa dan masyarakat setempat,” katanya.
Sebab, kata dia, bila kondisinya dibiarkan terlalu lama dikhwatirkan dapat membahayakan masyarakat yang melintasi jembatan tersebut. Untuk itu, ia berharap pemkab responsif dan tanggap dengan kondisi itu.
“Jangan sudah terjadi hal yang tak diinginkan baru bertindak. Untuk itu, perlu kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian, terutama demi keselamatan warga yang melintasi jembatan tersebut,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sekadau, M Ramsyah mengatakan, ada data mengenai kondisi jembatan yang rusak di beberapa wilayah di Kabupaten Sekadau.
“Ada yang rusak total, rusak berat dan rusak ringan. Nah untuk Jembatan Belitang tentu jika dinyatakan prioritas, maka akan dibangun,” ungkapnya.
Ia mengatakan, pihaknya saat ini sedang mmebuat pembangunan skala prioritas untuk 2018 mendatang. Adapun, kata dia, prioritas tersebut seperti jalan, jembatan dan jalan permukiman.
“Jika jembatan Belitang itu terbilang sudah sangat parah, maka akan ada pembangunan sementara sebelum perencanaan anggaran dilakukan ditahun berikutnya,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jembatan-penghubung-antara-desa-belitang-i-dan-belitang-ii_20171015_202411.jpg)