Breaking News

Kegiatan Cuci Tangan Pakai Sabun Perlu Terus Dikampanyekan

Kegiatan ini penting dan strategis untuk membiasakan masyarakat hidup bersih sehingga bisa mencegah penyakit yang membahayakan kehidupan.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Wakil Bupati Gusti Ramlana hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tingkat Kabupaten Mempawah di Lapangan Futsal Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (9/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Wakil Bupati Gusti Ramlana hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tingkat Kabupaten Mempawah di Lapangan Futsal Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Senin (9/10/2017).

Digelar serangkaian dengan Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan, Peringatan Hari Cuci Tangan menjadi kampanye untuk membiasakan masyarakat hidup bersih.

"Kegiatan ini penting dan strategis untuk membiasakan masyarakat hidup bersih sehingga bisa mencegah penyakit yang membahayakan kehidupan," Ujar Gusti Ramlana dalam sambutannya.

(Baca: Ria Mulyadi Putuskan Mundur Dari Kontestasi Pilkada Mempawah, Ini Alasannya! )

Ramlana menjelaskan, Hari Cuci Tangan Sedunia atau Global Handwashing Day yang jatuh setiap tanggal 15 Oktober adalah kampanye global yang dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menurut dia, gerakan mencuci tangan pakai sabun harus berkelanjutan. Terlebih dalam pandangan religi kesucian menjadi bagian dari keimanan.

"Gerakan ini menjadi kampanye dunia untuk menekan angka kematian pada anak karena diare dan infeksi saluran pernafasan," ujarnya.

Ia mengimbau agar cuci tangan pakai sabun harus dikampanyekan sejak dini demi kesehatan manusia. anak-anak harus dibiasakan mencuci tangan memakai sabun agar terbiasa. Kebiasaan mencuci tangan pakai sabun berpengaruh besar terhadap kesehatan.

Terkait Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan, Gusti Ramlana menyebutnya sebagai program investasi saat ini dan masa depan. Karena itu, perlu partisipasi semua pihak yang diawali pemahaman terhadap manfaat program dan kegiatan Kesatuan Gerak PKK KB Kesehatan.

"Kegiatan ini bukan hanya focus pada perempuan dan pengendalian kelahiran semata, namun merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat yang mandiri dan tangguh,"ujarnya.

Melalui pencanangan, diharapkan kader termotivasi dan bersemangat melaksanakan tugas dan fungsi memberdayakan keluarga. PKK punya peran penting dalam menyukseskan program keluarga berencana.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved