Segera Lapor Jika Menemukan Uang Palsu

saksi ahli dari Bank Indonesia, Trisno Sumaryadi mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan uang palsu.

Segera Lapor Jika Menemukan Uang Palsu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Claudia Liberani
Saksi ahli dari Bank Indonesia, Trisno Sumaryadi ketika ditemui seusai memberikan keterangan pada persidangan kasus peredaran uang palsu, Kamis (5/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Claudia Liberani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ditemui seusai memberikan keterangan pada sidang kasus peredaran uang palsu dengan terdakwa Ani Marlena di Pengadilan Negeri Pontianak, saksi ahli dari Bank Indonesia, Trisno Sumaryadi mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan uang palsu.

"Laporan bisa disampaikan pada pihak kepolisian, Bank Indonesia, atau bank lain," katanya, Kamis (5/10/2017).

(Baca: Wanita Ini Disidang Karena Uang yang Tertinggal di Rumah Makannya, Kok Bisa? )

Kasus yang dialami Ani Marlena sejatinya menjadi pelajaran bagi masyarakat luas agar teliti jika bertransaksi.

Walaupun Trisno Sumaryadi menuturkan jika peredaran uang palsu di Pontianak masih dalam kategori rendah.

"Masyarakat harus teliti dengan cara 3D, ini sudah sering disosialisasikan. Jika dilihat, dari gambarnya cerah atau tidak, jika diraba dari angka nominal pertama dan kode tuna netra akan terasa kasar sedangkan jika diterawang makan akan tampak tanda air dan rectoverso," jelasnya.

(Baca: Kapolres Kapuas Hulu Serbu Markas Kodim 1206 Putussibau )

Dia mengatakan Bank Indonesia sudah melakukan sosialilisasi secara berkesinambungan untuk memberantas peredaran uang palsu, mereka juga selalu melakukan sosialisasi tiap kali menerbitkan uang baru.

"Kami sudah lakukan sosialisasi terhadap masyarakat, pedagang, dan pelajar. Mahasiswa juga sering kami undang ke kantor," ujarnya.

(Baca: Langkah Tepat, Potensi Besar pada Proses Perizinan )

Dia juga mengatakan pedagang-pedagang kecil merupakan pihak yang paling sering menjadi sasaran peredaran uang palsu melalui transaksi pembeli.

Karena itu dia menyarankan agar pedangang-pedagang kecil sedia alat bantu untuk mendeteksi apakah uang yang mereka terima asli atau palsu

Editor: Nasaruddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved