Perang Lawan Obat Ilegal

Presiden Joko Widodo telah mencanangkan tiga darurat di Indonesia, yaitu: darurat korupsi, darurat terosime, dan darurat narkoba.

Perang Lawan Obat Ilegal
KOMPAS.COM
Joko Widodo 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Presiden Joko Widodo telah mencanangkan tiga darurat di Indonesia, yaitu: darurat korupsi, darurat terosime, dan darurat narkoba.

Untuk urusan narkoba sekarang ini lebih menukik lagi terkait dengan munculnya sejumlah daftar obat-obatan daftar G yang kemudian disalahgunakan dan disalahkonsumsikan, seperti yang baru-baru ini meledak: PCC.

Presiden menyatakan bahwa beberapa jenis obat ilegal seperti PCC atau pil jin. Jokowi mengingatkan peran pemerintah sangat dibutuhkan untuk memberantas peredaran obat ilegal yang membahayakan masa depan generasi muda.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menghadiri acara Pencanangan Aksi Nasional Pemberantasan Obat Ilegal dan Penyalahgunaan Obat pagi ini, Selasa (3/10/2017).

Modus penyebarannya sudah seperti narkoba. Pertama-tama ditawarkan gratis untuk menjerat dan menjebak korban. Lalu menimbulkan ketergantungan.

(Baca: Rp 12 Miliar Siap Dikucurkan, Kubu Raya Tak Punya Uang Bebaskan Lahan Bangun RPH )

Selain PCC, saya dengar ada namanya pil jin. Saya enggak ngerti pil jin. Bukan pil setan tapi pil jin.

Presiden menyinggung kebiasaan mengonsumsi tramadol bersama kopi yang sangat berbahaya.

Akibatnya banyak generasi muda yang menjadi korban. Menurut dia, konsumsi tablet PCC, pil jin dan beberapa obat ilegal lainnya seharusnya membuka mata seluruh masyarakat.

Disebutkan kini Indonesia menghadapi maslaah serius penyalahgunaan obat, masalah obat ilegal, masalah obat terlarang.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved