Buka Retreat Perkaria, Askiman Sampaikan Pesan ke Para Pria
Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka Retreat Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Sintang di
Penulis: Maudy Asri Gita Utami | Editor: Nasaruddin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka Retreat Perkaria Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Sintang di GKII Tiatira Penyaguk Desa Lalang Baru Kecamatan Sintang Kabupaten Sintang Kamis (5/10/17) siang.
Kegiatan tersebut bertemakan Perkaria Bangkit dan Berkaria Bagi Tuhan dengan sub tema Melalui Retreat Ini Perkaria GKII Memiliki Roh yang Menyala-nyala Melayani Tuhan.
(Baca: Kandas di Provinsi, Ini Harapan Pelatih Al Masudiyah )
Dalam kesempatan tersebut, Askiman mengatakan retreat merupakan kegiatan pembinaan spritual kerohanian.
Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Sintang memberikan apresiasi dan dukungan yang luar biasa.
Menurutnya, setiap organisasi keagamaan salah satunya organisasi gereja yang memiliki satu program kegiatan kerja yang aktif seperti gereja GKII ini yang sungguh luar biasa.
(Baca: Amin: Sudah Dua Kali Kasus Pembakaran Sepeda Motor Pencuri di Parit Demang )
"Tentu apa yang kita laksanakan dapat membawa dampak kepada jemaat dan masyarakat sehingga kita selalu merasakan berkat kasih dan karunia Tuhan,” kata Askiman.
(Baca: Tim Penanggulangan Kenakalan Remaja Lakukan Penyuluhan )
Melalui kegiatan retreat atau pembinaan spritual kerohanian ini, Askiman menjelaskan bahwa kita sebagai pria yang ingin menjadi pria yang sejati dan membawa dampak kepada semua orang.
"Membawa dampak artinya memberikan pengaruh yang luar biasa agar semua orang mau mengikuti apa yang telah kita rencanakan dan apa yang telah kita kehendaki sehingga semua jemaat kita dan keluarga kita dapat terberkati dengan sungguh luar biasa” ujarnya.
(Baca: Minang Imboy Terharu dapat Bantuan Bedah Rumah di HUT TNI ke-72 )
Lebih lanjut askiman menjelaskan, sebagai seorang pria yang berdampak bahwa kita terlahir sebagai seorang pria berarti Tuhan mempunyai rencana untuk kita sehingga dengan demikian bagaimana kita bisa menjadikan jati diri kita yang memiliki dampak dan pengaruh yang luar biasa.
(Baca: Warga Bakar Motor Maling Rokok, Begini Respon Warganet )
“Tuhan menginginkan kita memilki karakter paling tidak tiga karakter yang harus kita miliki yakni karakter kelemah lembutan guna mengatasi semua persoalan tidak dengan emosional tapi dengan ketenangan agar semua berjalan dengan sebaik baiknya” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/retreat-perkaria-gereja-kemah-injil-indonesia_20171005_193159.jpg)