Lepas 260 Guru Garis Depan Sintang, Sekda Harap Bisa Jawab Kekurangan Guru

Adanya GGD sendiri merupakan program dari pemerintah pusat untuk menjawab kekurangan guru, khususnya di daerah 3T (Terdepan Terluar Tertinggal).

Lepas 260 Guru Garis Depan Sintang, Sekda Harap Bisa Jawab Kekurangan Guru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/WAHIDIN
Sekda Kabupaten Sintang berfoto bersama Guru Garis Depan (GGD) yang akan dilepas dan ditempatkan di daerah 3T Kabupaten Sintang, Selasa (3/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Wahidin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Bupati Sintang yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Yosepha Hasnah menghadiri kegiatan Pengantar Tugas serta Penyerahan SK CPNS dan Surat Tugas Penempatan CPNS formasi Guru Garis Depan (GGD) di Pendopo Bupati Sintang, Selasa (3/10/2017) pagi.

Adanya GGD sendiri merupakan program dari pemerintah pusat untuk menjawab kekurangan guru, khususnya di daerah 3T (Terdepan Terluar Tertinggal).

Peserta GGD berasal dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia.

Tahun 2018 ini, Sintang mendapatkan 260 orang.

(Baca: Rapat Paripurna DPRD Kalbar, Gubernur Jawab Pemandangan Fraksi )

"GGD Kabupaten Sintang semula berjumlah 297 orang, tetapi setelah pemberkasan ada 37 yang mengundurkan diri, sehingga tinggal 260 orang yang kita lepaskan hari ini," katanya kepada Tribun Pontianak.

Selain itu, Sekda mengatakan bahwa keberadaa GGD tentu akan sangat membantu.

Apalagi beberapa tahun terakhir cukup banyak guru di Kabupaten Sintang yang sudah pensiun.

Hal ini juga berkaitan dengan moratorium yang dilakukan oleh pemerintah.

"Beberapa tahun ini memang di sini cukup banyak guru pensiun. Adanya guru garis depan ini bagus untuk membantu kekurangan guru terutama yang berada di daerah pedalaman sesuai dengan arahan pemerintah pusat yaitu daerah 3T," pungkasnya.

Penulis: Wahidin
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved