Breaking News:

Ekspor Padi Kualitas Premium

Saat ekspor perdana, rencananya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi di Sanggau pada 21 Oktober mendatang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
PJ Kades Tunggal Bakti, Kecamatan Kembayan, Mislan saat menunjukan padi yang sudah bunting yang rencananya akan di panen Presiden RI, pada 21 Oktober 2017 di desa Tunggal Bakti, beberapa waktu lalu. 

Dekan Fakultas Pertanian Untan, Dr Ir Radian MS, menyebutkan selanjutnya kita mesti mencukupi kebutuhan Kalimantan Barat terlebih dahulu, sebelum melakukan ekspor.

Ia menyarankan agar Kalbar bisa mengekspor beras-beras premium dan spesifik seperti beras hitam dan beras merah.

Apalagi beras hitam dan merah peminatnya cukup tinggi di Malaysia. Dengan demikian maka produk beras dari Kalbar terus dinantikan.

Jika yang diekspor beras biasa-biasa saja maka sangat mungkin kalah bersaing dengan beras dari luar. Sebut saja beras dari Thailand yang selama ini masuk ke Malaysia.

Apalagi harga beras dari Thailand cukup bersaing. Nah, strategi tersebut juga harus dipikirkan oleh pengambil kebijakan.

Namun, akhir dari semua itu adalah kesejahteraan petani. Jangan sampai ekspor melimpah namun petani masih sebagai penonton atau tak menikmati hasil apa-apa. *

Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved