Breaking News:

Ekspor Padi Kualitas Premium

Saat ekspor perdana, rencananya akan dihadiri oleh Presiden Jokowi di Sanggau pada 21 Oktober mendatang.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
PJ Kades Tunggal Bakti, Kecamatan Kembayan, Mislan saat menunjukan padi yang sudah bunting yang rencananya akan di panen Presiden RI, pada 21 Oktober 2017 di desa Tunggal Bakti, beberapa waktu lalu. 

Perjanjian juga telah dilakukan Kementerian Pertanian Indonesia dengan Kementerian Pertanian Malaysia.

Pemerintahan Provinsi mengawal pendampingan untuk budidaya padi agar menghasilkan produksinya sesuai target.

Karena lokasi ekspornya di Kabupaten Sanggau, target utamanya memang diharapkan Sanggau produksi.

Tetapi kabupaten lain ikut menujang untuk memenuhi.

Heronimus mengklaim Kalbar sudah surplus beras.

Ia berharap tahun ini produksi padi Kalbar mencapai 1,8 juta ton per tahun.

Dari jumlah itu kebutuhan masyarakat Kalbar hanya sekitar 600 ribu ton per tahunnya.

Dari Bupati Sanggau, Paolus Hadi, menyampaikan pihaknya mendorong agar daerah tersebut swasembada beras. Kondisi saat ini Sanggau sudah swasembada beras.

Sejumlah kecamatan pun bisa menjadi sentra pangan, yaitu Batang Tarang, Jangkang, Bonti, Kembayan, Sekayam, Entikong dan Noyan, Toba, serta Mukok.

Selanjutnya yang tak kalah pentingnya adalah menjaga mutu beras yang akan diekspor.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved