Tak Hanya Dendam! Ini Alasan Krusial yang Bikin Hujah Bunuh Kekasihnya Usai Berhubungan Intim

Kebetulan pelaku dan korban sama-sama terpisah dari teman-temannya dan bersembunyi di gubuk persawahan.

Tak Hanya Dendam! Ini Alasan Krusial yang Bikin Hujah Bunuh Kekasihnya Usai Berhubungan Intim
SURYA.CO.ID/KOLASE TRIBUNWOW.COM
Remaja putri nan cantik EPN (16) tewas dibunuh Muhamad Madinatup Huja (17). Pelaku membunuh korban setelah puas memaksa remaja putus sekolah ini berhubungan intim. Alasan membunuh snagat sepele. Simak selengkapnya dalam berita. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MALANG - "Saya pukul korban dengan batu. Dua kali seingat saya. Setelah benar-benar tak bernafas, saya tinggalkan korban di sawah."

Demikian pengakuan Madinatul Hujah (21) yang bikin merinding pada Reporter Surya, Kamis (28/9/2017) pelaku pembunuhan remaja putri cantik yang ditemukan di area persawahan nyaris tanpa busana.

EPN (16) warga Sumbersuko, Kelurahan Lawang, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang sebelumnya hebohkan warga karena ditemukan dalam kondisi tak bernyawa tanpa identitas.

Setelah diketahui identitasnya, lama-lama kasus ini terkuak.

(Baca: Mayat Wanita-Pria Tanpa Busana di Landak! Dokter Forensik: Besi Saja Karatan )

Keterangan awal pelaku pembunuhan kepada polisi pembunuhan dilakukan lantaran ia dendam dengan EPN.

Alasannya, EPN dinilai sebagai orang yang bikin renggang hubungan pelaku dengan sang kekasih.

Remaja putri nan cantik EPN (16) tewas dibunuh Muhamad Madinatup Huja (17). Pelaku membunuh korban setelah puas memaksa remaja putus sekolah ini berhubungan intim. Alasan membunuh snagat sepele. Simak selengkapnya dalam berita.

Remaja putri nan cantik EPN (16) tewas dibunuh Muhamad Madinatup Huja (17). Pelaku membunuh korban setelah puas memaksa remaja putus sekolah ini berhubungan intim. Alasan membunuh snagat sepele. Simak selengkapnya dalam berita. (SURYA.CO.ID/KOLASE TRIBUNWOW.COM)

Namun ternyata saat dirilis dan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono ada fakta mengejutkan lain yang terungkap.

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved