Pecinta Hewan Kalbar Prihatin Foto Selfie Berlatar Potong-potong Duyung

Dalam postingannya, Manyu Zee Chaniago, menulis, Manusia mulai krisis makanan enak.

Penulis: Hasyim Ashari | Editor: Agus Pujianto
Pecinta Hewan Kalbar Prihatin Foto Selfie Berlatar Potong-potong Duyung
FACEBOOK
POTONG - Warga tengah memotong duyung atau dugong, atau sapi air, kemarin

Laporan Wartawan Tribunpontianak.co,id, Hasyim Ashari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kalangan pecinta hewan di Kalimantan Barat, ikut prihatin dan mengecam foto selfie berlatar belakang warga yang sedang memotong-motong duyung atau dugong.

Foto tersebut sebelumnya diposting pemilik akun Facebook, Tan Siuphing, Rabu (27/09/2017).

Tan Siuphing mentag nama Lunlun Lim seraya membagikan empat foto. Dalam foto tersebut, seorang remaja putri sedang selfie.

Sepintas tidak ada yang salah dengan foto tersebut. Namun setelah seksama diperhatikan, ada yang mahluk aneh yang jadi latar belakang foto selfie.

Tan Siuphing memberi caption pada fotonya, Sore ini punya cerita, #sadis.

Satu di antara pecinta binatang di Sanggau, Kalimantan Barat, yang prihatin dengan kasus ini adalah Manyu Zee Chaniago.

Baca: Heboh Foto Selfie Bersama Mahluk Aneh di Sungai

Ia ikut membagikan kiriman Tan Siuphing, Kamis (28/09/2017).

Dalam postingannya, Manyu Zee Chaniago, menulis, Manusia mulai krisis makanan enak.

“Sayangnyaaa,” tulis pemilik akun Facebook Arif Wibisono menanggapi kiriman Manyu Zee Chaniago.

“Duyung y Nyu,” tulis Surya Fauzan bertanya apakah yang dipotong-potong adalah Duyung atau bukan.

“Iya bang. Duyung/Pesut/Dugong kalo ndak salah itu sebutan-sebutannya. Kasian kan,” tulis Manyu Zee Chaniago.

SELFIE - Seorang remaja putri berfoto selfie dengan latar duyung atau dugong yang sudah dipotong-potong warga, kemarin.
SELFIE - Seorang remaja putri berfoto selfie dengan latar duyung atau dugong yang sudah dipotong-potong warga, kemarin. (FACEBOOK)

Manyu menyebut habitat Dugong ada di Sungai Mahakam. “Langka banget bang. Di Sungai Mahakam kalo ga salah habitatnya dulu,” tulis dia.

Manyu menyayangkan aksi potong-potong duyung ini. “Hewan yang sangat langka harus mati buat santapan orang-orang lapar,” tulisnya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved