Dua Founder WartaJazz Yakin Pontianak Bisa Bikin Festival Jazz Skala Besar

Keduanya merupakan orang-orang di balik layar festival jazz yang digelar di tanah air.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Agus Setiawan Basuni Founder/Managing Director WartaJazz saat menyampaikan pengalamannya tentang industri musik Jazz yang digelar di Aula Serba Guna kantor lama Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Barat, Jalan Rahadi Osman, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (26/9/2017) siang. Kantor Berita Antara bersama Fojekha dan Bank Indonesia menggelar diskusi dengan tema How to Develop (Industry) Jazz. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nina Soraya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Aji Wartono, Co-Founder/Production Director WartaJazz, Board NgayogJazz, dan Agus Setiawan Basuni selaku Founder/Managing Director WartaJazz, German Jazz Expo Jury 2017 (Jazzahead) tampil menjadi pembicara "Sharing Session How to Develop (Industry) Jazz", di Aula Gedung Lama Kantor BI Perwakilan Kalbar, di Jalan Rahadi Oesman Pontianak, Selasa (26/9/2017).

Acara ini diprakarsai oleh Antara Kalbar dan Forum Jurnalis Ekonomi Khatulistiwa (Fojekha) dan didukung oleh Bank Indonesia.

Keduanya merupakan orang-orang di balik layar festival jazz yang digelar di tanah air. Seperti 'Maumere Jazz Fiesta Flores 2016' akan digelar di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur pada tahun lalu. Bayangkan saja mereka menyulap hutan bakau menjadi pertunjukkan jazz.

(Baca: Managing Director WartaJazz Sampaikan Pengalaman Bermusiknya )

"Di sana itu ada seorang yang namanya Babah Akong, dia menanami bakau selama 20 tahun hingga akhirnya menjadi seluas 70 hektare hutan bakau selama 20 tahun. Nah, narasi cerita macam ini yang kita jual ke konsumen, untuk menjadi daya tarik. Jadi orang tak sekedar datang mendengarkan musik jazz tapi juga ikut melestarikan alam," ungka Agus. 

Tak hanya itu bahkan moment Ramadan bisa dikemas menjadi sebuah pertunjukkan jazz.

Hal inilah yang dia lakukan di Plaza Masjid Cut Meutia Menteng.

Nah, yang akan datang konsep festival jazz digabungkan dengan menikmati pesona laut di Kepulauan Derawan.

Temanya adalah Maratua Jazz and Dive Festival. 

Halaman
123
Penulis: Nina Soraya
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved