Festival Keraton Matan Tanjungpura ke VI Tahun 2017 Ditutup

Ketua Pelaksana Festival, Uti Muzakirin memohon maaf jika pada pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dan kekeliruan.

Penulis: Subandi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Ketua Majelis Kerajaan Kalbar, Pangeran Ratu Kertanegara H Gusti Kamboja memberikan hadiah saat penutupan Festival Keraton Mantan Tanjungpura ke VI yang dilaksanakan di Keraton Mantan Kelurahan Mulia Kerta, Minggu (24/9/2017) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Festival Keraton Mantan Tanjungpura ke VI yang dilaksanakan di Keraton Mantan Kelurahan Mulia Kerta Kecamatan Benua Kayong ditutup, Minggu (24/9/2017) malam.

Penutupan ini maju dari jadwal yang ada di balehonya pada Senin (26/9/2017).

Ketua Pelaksana Festival, Uti Muzakirin memohon maaf jika pada pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan dan kekeliruan.

Menurutnya festival yang dimulai pada 19 hingga 24 September ini sepenuhnya berlangsung lancar, tertib dan aman.

“Pada tangkai lomba seperti jepin tradisional dan jepin kreasi satu peserta hingga beberapa orang. Jadi jumlah orang yang ikut lomba ada ratusan,” katanya saat menyampaikan kata sambutan saat acara penutupan festival.

(Baca: Buka Festival Keraton Matan Tanjungpura, Ini Wejangan Bupati Martin )

Ia mengungkapkan lomba yang dilaksanakan yakni jepin tradisional dan jepin kreasi, syair gulung serta dendang melayu. peserta yang mengikuti kegiatan lomba berjumlah 62 peserta.

Namun yang tampil hanya 59 peserta.

Lantaran tiga orang atau kelompok peserta tidak hadir saat lomba berlangsung.

Masing-masing pemenang yang mendapatkan juara berhak untuk mendapatkan piala. Serta piagam dan uang pembinaan dari panitia dan lain-lain.

(Baca: Hingga Kini Sintang Tak Miliki Trotoar, Ini Penjelasan Instansi Terkait )

Ia mengucapkan terimakasih kepada Bupati Ketapang yang telah memfasilitasi kegiatan ini.

Serta berterimakasih kepada Kepolisian dan TNI yang telah sangat maksimal melakukan pengamanan selama festival berlangsung.

Ia juga berterimakasih kepada pihak Hotel Aston Ketapang karena telah memfasilitasi dalam hal penyediaan penginapan. Khususnya untuk para raja dari daerah lain yang menghadiri festival.

Terkait dewan juri pihaknya sudah berusaha mencari yang terbaik.

Ada tiga hal yang dipilih yakni professional. Kemudian dari pemerhati budaya dan ketiga instansi terkait. Ia berharap dewan juri yang ditunjuk itu sangat objektif dalam menilai.

“Penilaian dewan juri kepada peserta secara objektif merupakan hal utama bagi kami,” ujarnya.
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved