Breaking News:

Bulog Belum Mampu Beli Beras Petani Lokal di Sintang, Ini Alasannya

Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Hendra menegaskan kesiapannya beli gabah padi kering maupun beras dari petani lokal Kabupaten Sintang.

Penulis: Rizky Prabowo Rahino | Editor: Rizky Zulham
KOMPAS / HENDRA A SETYAWAN
Ilustrasi beras di gudang Bulog. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Kepala Sub Divisi Regional Perum Bulog Sintang Hendra menegaskan kesiapannya beli gabah padi kering maupun beras dari petani lokal Kabupaten Sintang.

Namun, diakui harga jual beras yang ditawarkan petani lokal Sintang ke Bulog terlampau tinggi.

“Kami siap membeli beras petani lokal. Tapi, harga beras petani Sintang sangat tinggi sehingga kami belum bisa membeli berasnya,” ungkapnya, Senin (25/9/2017).

(Baca: Tiga Kecamatan Penghasil Beras di Sintang, Ini Wilayahnya )

Hendra menerangkan berdasarkan aturan berlaku dari pemerintah, harga jual beras dari petani lokal seharga Rp 7.300 per Kilogram (Kg), sedangkan HPP gabah kering senilai Rp 4.600 per Kg.

“Harga jual gabah petani lokal Sintang Rp 6-7 ribu per kilo. Lalu, beras itu Rp 9-10 ribu per kilo. Harganya di atas HPP. Jadi, kami belum mampu beli,” jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved