Disetubuhi Dua Bulan Lalu, Penderitaan Gadis 7 Tahun di Ketapang Terus Berlanjut

Tapi sekarang kondisi anak sudah mulai membaik setelah diobati dokter. Kalau saat sakit anak saya ini selalu menangis dan susah mau tidur.

Disetubuhi Dua Bulan Lalu, Penderitaan Gadis 7 Tahun di Ketapang Terus Berlanjut
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Awak media sedang mewawancara orangtua korban pencabulan di Ketapang, Senin (18/9/2017). 

Saat diperiksa di klinik ternyata benar bagian luar kelamin anaknya memar, merah dan ada robek.

Kemudian langsung pergi melaporkan kejadian itu ke Polsek terdekat.

“Saya melaporkan kejadian itu pada 5 Juli. Kemudian beberapa hari setelah itu pelaku langsung diamankan. Sekarang proses hukum terhadap pelaku masih berjalan. Kami Jumat (15/9-red) kemaren sudah diminta keterangan lagi,” jelasnya.

Diceritakannya berdasarkan keterangan anaknya. Kejadiaan berawal ketika pelaku mengajak korban mencari buah ke hutan. Lantaran sudah biasa berkumpul sama pelaku dan tergolong masih ada hubungan keluarga sehingga korban mau ikut.

Saat di hutan itu kemudian pelaku mengajak anaknya duduk berdekatan tapi ditolak. Lantaran diterus dibujuk akhirnya anaknya mau jug duduk dekat pelaku. “Kata anak saya dia (pelaku) menyuruh memegang anunya tapi anak saya tak mau,” ucapnya.

Kemudian anaknya lari tapi berhasil ditemukan pelaku dan membujuknya. Setelah pelaku dan anaknya kembali ke dekat sepeda motor ternyata pelaku kembali maksa anaknya. Pelaku memaksa melepas celana anaknya.

Kemudian pelaku membaringkan serta memiting tangan anaknya agar tak berontak. Setelah itu pelaku langsung hendak menyetubuhi korban tapi gagal. Lantaran gagal pelaku menggunakan sabun pelicin untuk memudahkan perbuatan bejadnya.

“Kalau diturutkan memang sakit hati sekali rasanya. Tapi kita sepenuhnya mempercayakan dan menyerahkan proses hukum ini kepada penegak hukum. Serta berharap pelaku dihukum sesuai aaturan saja dan penegah hukum jangan ada bermain sama pelaku,” tuturnya.

Penulis: Subandi
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved